Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kepala Daerah Positif Covid-19 Usai Divaksinasi, Begini Penjelasan IDI

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 22 Januari 2021 |15:12 WIB
 Kepala Daerah Positif Covid-19 Usai Divaksinasi, Begini Penjelasan IDI
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Bupati Sleman Sri Purnomo dinyatakan positif Covid-19, beberapa hari usai disuntik vaksin Covid-19 dari Sinovac. Diketahui, Sri Purnomo telah menerima vaksin Covid-19 pada 14 Januari lalu dan dinyatakan positif pada Rabu, 20 Januari.

Menanggapi hal ini, Ketua PB Ikatan Dokter Indonesia, Daeng M Faqih mengatakan, jika dalam periode tersebut belum terbentuk antibodi. Daeng menjelaskan jika antibodi vaksin itu baru terbentuk 14 hari setelah suntikan kedua.

“Bawa kalau sudah divaksin jangan mentang-mentang. Karena terbentuknya antibodi itu kalau kata pakar ahli vaksin mengatakan itu awal-awal terbentuk antibodi itu 14 hari setelah suntikan kedua,” ungkap Daeng dalam diskusi “Vaksinasi Vaksinasi Covid-19, Perubahan Perilaku dan Diseminasi Informasi. Keterbukaan, Akuntabilitas dan Keadilan Dalam Distribusi Vaksin Covid-19” secara virtual, Jumat (22/1/2021).

Baca juga:  Bupati Bandung Barat Sembuh dari Covid-19, Istri dan Anaknya Masih Positif

Daeng pun mengatakan, antibodi maksimal akan terbentuk setelah tiga bulan penyuntikan.

“Dan bahwa dari pemeriksaan 3 bulan setelah itu setelah penyuntikan kedua itu baru kelihatan antibodinya maksimal,” kata Daeng.

Baca juga:  Positif Covid-19, Bupati Sleman Yakin Bukan Tertular dari Vaksin 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement