Dicky mengatakan, ancaman jenis baru virus corona juga patut diwaspadai karena 30% lebih menular dan mematikan. "Ini akan masuk, ini perkara waktu saja. Artinya kita mau evaluasi dan tindakan tegas tanpa ragu-ragu segera, untuk merubah strateginya," kata Dicky.
Menurut Dicky, idealnya angka testing Covid-19 per hari yang dilakukan pemerintah sebanyak 200 ribu tes. Dia menerangkan, 10 ribu kasus harian itu harus diantisipasi dengan adanya potensi 30 kasus kontak erat pada hari dinyatakan terpapar Covid-19 dan sehari sebelumnya.
"Setidaknya 200 ribu dilakukan, jadi 200-300 ribu tes harian sangat wajar. Ini harus kita lakukan dengan menerapkan 5M dan 3T dan pakai PSBB dengan tegas misalnya 3 bulan," lanjut dia.
"Setelah itu kita fokus untuk persoalan dampak ekonomi sosialnya. Kalau ini setengah-setengah, nggak akan pernah selesai. Nggak ada itu dalam literatur ilimiah dan sejarah pandemi yang bisa menjadi rujukan. Tidak ada yang pernah sukses storinya," pungkasnya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.