Kapten Sir Tom Moore, Veteran yang Galang Dana Rp632 Miliar untuk Lawan Covid-19, Tutup Usia

Agregasi BBC Indonesia, · Rabu 03 Februari 2021 07:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 18 2355521 kapten-sir-tom-moore-veteran-yang-galang-dana-rp632-miliar-untuk-lawan-covid-19-tutup-usia-AnFz6C2Moy.jpg Kapten Sir Tom Moore meninggal dunia (Foto: Reuters)

INGGRIS - Veteran Perang Dunia II  dari Inggris, Kapten Tom Moore, meninggal dunia di usia 100 tahun pada Selasa (02/02) setelah dirawat selama beberapa hari akibat infeksi virus Covid-19.

Namanya menjadi terkenal karena dia berhasil menggalang dana hampir 33 juta poundsterling (Rp632 miliar) pada usia 99 tahun, yang disumbangkan untuk menghadapi pandemi Covid-19 di Inggris.

Tom dibawa ke rumah sakit di Bedford, hari Minggu (31/01) karena sulit bernapas.

Selama beberapa pekan sebelumnya ia menjalani perawatan karena menderita pneumonia dan pekan lalu hasil tes menunjukkan ia positif terkena Covid-19.

Ratu Inggris secara khusus mengirim pesan belasungkawa ke pihak keluarga.

(Baca juga: Gigi Berusia 48.000 Tahun Ditemukan, Ungkap Kawin Silang Manusia Purba)

Upayanya menggalang dana mendorong banyak pihak di Inggris memberi penghargaan khusus, termasuk Istana Buckingham, yang memberinya gelar Sir.

Selain itu, Kantor Pos Inggris juga mengeluatkan stempel atau cap khusus untuk menghormati Kapten Tom Moore, yang dikeluarkan bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-100.

Dalam beberapa kesempatan, Tom Moore mengatakan dirinya tak mengira bisa menggalang dana puluhan juta poundsterling.

(Baca juga: Arab Saudi Larang 20 Negara Masuk ke Negaranya, Termasuk Indonesia)

Awalnya ia hanya ingin mengumpulkan 1.000 poundsterling (Rp19 juta) untuk disumbangkan kepada NHS Charities Together, dengan menyelesaikan jalan kaki mengelilingi satu putaran kebunnya.

Namun dia melampaui targetnya setelah lebih dari 620.000 orang memberikan sumbangan dalam kampanye penggalangan dana melalui daring.

David Gold, direktur urusan publik dan kebijakan perusahaan Pos Inggris, mengatakan, "Apa yang dicapai Kapten Thomas Moore benar-benar fenomenal. Dan ini (penghargaan cap khusus) mencerminkan kepedulian dan kasih sayang yang ditunjukkan kepadanya dari seluruh dunia.

"Karena kami berupaya menjaga agar negara tetap terhubung selama masa-masa yang penuh tantangan ini, kami merasa terhormat untuk mengeluarkan cap pos khusus dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-100," jelasnya.

Untuk memberikan cap khusus itu, Kantor Pos Inggris harus menyesuaikan mesin sortirnya di Kantor Pos Pusat di South Midlands.

Juru bicara Kantor Pos Pusat Inggris mengatakan para karyawannya telah memproses lebih dari 100.000 kartu pos yang menggunakan cap khusus ini dan mengharapkan ada ribuan kartu pos lagi menjelang ulang tahunnya.

Para relawan juga dilibatkan untuk membuka dan memajang ribuan kartu, yang dipajang di Bedford School, tempat cucu Kapten Tom menuntut ilmu.

Dan pada hari Jumat lalu terungkap bahwa Kapten Tom akan menjadi pria berusia 100 tahun pertama yang menduduki puncak tangga lagu, setelah duetnya dengan penyanyi terkenal, Michael Ball langsung menjadi nomor satu.

Sampul album mereka bertajuk You'll Never Walk Alone terjual 82.000 eksemplar, dengan hasil penjualannya disumbangkan ke Yayasan lembaga Kesehatatan (NHS) Inggris.

Kapten Tom juga meresmikan Rumah Sakit Nightingale baru di Harrogate, Inggris, pada hari Selasa.

Dia juga menerima penghormatan berupa tepuk tangan meriah dari staf pelayanan kesehatan Inggris dan personel militer selama upacara virtual.

Dia mengatakan kepada BBC sebelumnya bahwa jumlah total yang dihimpunnya merupakan "jumlah uang yang benar-benar fantastis".

"Kami tidak pernah bisa membayangkan uang sebanyak itu dan tidak percaya bahwa masyarakat bisa begitu baik dengan emberikan uang sebanyak itu kepada NHS," katanya.

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock sebelumnya berterima kasih kepada Moore atas usahanya dan mengatakan dia adalah "inspirasi bagi kami semua".

"Ini adalah krisis yang mengerikan, tetapi selalu seberkas cahaya," katanya.

Moore mulai mengumpulkan dana sebagai bentuk terima kasih kepada tim medis NHS yang disebutnya bertindak "luar biasa" saat membantunya dalam perawatan kanker dan pinggul yang patah.

Dengan bantuan kursi jalan (walking frame), dia menargetkan berjalan kaki sebanyak 100 putaran di kebun miliknya seluas 25 meter di Marston Moretaine, Bedfordshire, Inggris.

Dengan menyisakan 10 putaran lagi, dia berharap menyelesaikannya sebelum ulang tahunnya yang ke-100.

"Setiap sen yang kami dapatkan, mereka [NHS] pantas mendapatkannya," katanya.

Yayasan NHS Charities Together, yang akan mendapat manfaat dari dana tersebut, berujar tindakan Moore itu "benar-benar menginspirasi".

Lebih dari setengah juta orang dari seluruh dunia telah menyumbangkan uang untuk penggalangan dana sejak dirilis pada pekan lalu.

Moore, yang berasal dari Keighley di West Yorkshire, memiliki latar belakang sebagai insinyur sipil sebelum mendaftar di angkatan darat selama Perang Dunia Kedua, sebelum naik pangkat menjadi kapten dan bertugas di India dan Burma.

Sebelumnya, ketika dana terkumpul mencapai £5 juta, anak perempuan Moore, Hannah Ingram-Moore mengatakan kepada BBC bahwa jumlah yang dihimpun "sudah melewati harapan kami".

Dalam jumpa pers, Menteri Kesehatan Inggris berujar, "Kapten Tom, Anda adalah inspirasi bagi kami semua, dan kami berterima kasih."

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini