Keluarga Ingin Peluk Peti Jenazah, Pemakaman Pasien Covid-19 di Wajo Nyaris Ricuh

INews.id, · Rabu 17 Februari 2021 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 609 2363633 keluarga-ingin-peluk-peti-jenazah-pemakaman-pasien-covid-19-di-wajo-nyaris-ricuh-bggv3BFp5b.jpg Foto: iNews

SENGKANG - Prosesi pemakaman pasien Covid-19 di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), nyaris ricuh. Pasalnya, keluarga memaksa memeluk peti jenazah sebelum diturunkan ke liang lahat. 

Peristiwa ini terjadi ketika proses penguburan jenazah Ketua Ikatan Bidan Indonesia Cabang Wajo, Andi Minarni. Pasien diduga terpapar virus corona dari pasien yang ditanganinya.

"Pasien tertular Covid-19 diduga dari pasien. Karena yang bersangkutan juga membuka praktik mandiri," kata Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wajo, Safaruddin, di Kabupaten Wajo, Sulsel, Rabu (17/2/2021). 

Baca juga: Dampak Pandemi Covid-19, KPAI: Jumlah Anak Putus Sekolah dan Pernikahan Dini Meningkat

Pemakaman Andi Minarni berlangsung di TPU Atakkae, Kecamatan Tempe, Selasa (16/2/2021) malam. Saat jenazah akan diturunkan ke liang lahat, seorang keluarga memakai APD hendak memeluk peti mati. 

Namun, sejumlah petugas dan keluarga lainnya yang juga mengenakan APD langsung mencegahnya untuk menghindari penularan virus corona.

Baca juga: Usai Divaksin, Wapres: Alhamdulillah Tidak Ada Rasa Sakit dan Pusing

"Memang pasien dimakamkan sesuai protokol kesehatan oleh tim pemulasaran jenazah," kata dia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini