Banjir Susulan Rendam Enam Kecamatan di Subang, Ribuan Warga Kembali Mengungsi

Didin Jalaludin, Koran SI · Senin 22 Februari 2021 19:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 525 2366443 bajir-susulan-rendam-enam-kecamatan-ribuan-warga-kembali-mengungsi-di-subang-cCoOGOgykk.jpg Ilustrasi Banjir Foto: Okezone

SUBANG - Intensitas hujan yang kembali tinggi membuat warga Subang, Jawa Barat, panik. Air yang sebelumnya surut kembali naik dan merendam rumah warga. Kondisi banjir diperparah setelah jebolnya tanggul penahan air di Sungai Cipunagara, Pantura. 

Banjir susulan kali ini merendam sedikitnya 15 desa di enam kecamatan, Subang. Berdasarkan data sementara dari 15 desa itu terdapat 2.170 rumah warga yang terendam.

"Dari jumlah itu ada 1.390 warga yang diungsikan,"kata Dandim 0605 Subang Letkol Edi Maryono saat dikonfirmasi, Senin (21/02/2021).

 Baca juga: Jalur Pantura Kaligawe Semarang Banjir Setinggi 70 Cm

Ke enam kecamatan tersebut yakni Kecamatan Pamanukan, Ciasem, Blanakan, Sukasari, Legonkulon dan Pusakanagara. Ketinggian air paling tinggi di atas 1 meter.

Baca juga: Sejak Kemarin, Permukiman Warga di Bogor Terendam Banjir

Selain pemukiman, banjir juga merendam ratusan hektar sawah. "Kami menerjunkan 558 personil untuk menangani bencana ini, ditambah dari Basarnas," ujarnya.

Saat ini warga mengungsi ke tempat aman seperti masjid, kantor desa, dan rumah warga yang tak terdampak banjir. Kemudian, banyak warga yang mengungsi di berbagai fasilitas lainnyaseperti di kolong jembatan flyover Pantura.

Warga Pemanukan, Anta Wijaya (50) menambahkan bahwa jebolnya tanggul semakin memperparah kondisi banjir. Dia berharap, pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki tanggul tersebut.

"Kami berharap perbaikan tanggul sungai yang jebol segera dilakukan untuk mengatasi banjir. Banjir kali ini luar biasa. Pada musim hujan tahun lalu sungai yang meluap tidak sampai membuat tanggul jebol seperti sekarang," kata Anta.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini