Kasus Nurdin Abdullah, Penyidik KPK Angkut Tiga Koper dari Kantor PUPR Sulsel

Antara, · Selasa 02 Maret 2021 16:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 609 2370964 kasus-nurdin-abdullah-penyidik-kpk-angkut-tiga-koper-dari-kantor-pupr-sulsel-EIfITb1RCN.jpg Foto: Antara

MAKASSAR - Penyidik KPK membawa tiga koper diduga berisi dokumen-dokumen pendukung barang bukti dari penggeledahan di Kantor Dinas PUPR Sulawesi Selatan, di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (2/3/2021). Penggeledahan terkait dugaan kasus suap Gubernur nonaktif Sulsel, Nurdin Abdullah.

Penggeledahan berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 15.30 Wita, oleh enam petugas KPK. Penyidik sempat membawa keluar salah satu staf dinas terkait, lalu dinaikkan ke atas mobil sembari ditunjukkan dokumen.

Beberapa saat kemudian, penyidik menaruh dokumen di dalam mobil, selanjutnya membawa kembali staf itu ke dalam kantor untuk diminta keterangan lanjutan.

Baca juga: KPK Dalami Aliran Uang Nurdin Abdullah untuk Biaya Kampanye

Tiga koper yang disita itu masing-masing dua berwarna hitam dan satu berwarna merah. Petugas KPK lantas memasukkan koper itu ke mobil untuk dibawa ke Jakarta sebagai barang bukti dengan pengawalan polisi.

Berdasarkan infomasi diperoleh, penyidik KPK tidak hanya mengeledah Kantor Dinas PUPR Sulawesi Selatan, karena rumah dinas gubernur di Jalan Ali Malaka, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan di Jalan Urip Sumoharjo dan rumah pribadi Nurdin Abdullah di Jalan Kompleks Dosen Unhas Perintis Kemerdekaan, juga tidak luput dari penggeledahan.

Baca juga: KPK Yakin Harun Masiku Masih Berada di Indonesia

Penggeledahan berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dalam hal ini gratifikasi atau suap atas proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan yang menyeret Abdullah hingga ditetapkan sebagai tersangka.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini