Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sulut Korek Api ke Siswa karena Uang Rp12 Ribu Hilang, Kepala Sekolah Menyesal

Cucuk Donartono , Jurnalis-Senin, 05 April 2021 |17:44 WIB
Sulut Korek Api ke Siswa karena Uang Rp12 Ribu Hilang, Kepala Sekolah Menyesal
Guru sulut korek api ke tangan siswanya. (Foto : iNews/Cucuk Donartono)
A
A
A

LUMAJANG – Peristiwa sulut api ke tangan 10 siswa MI Nurul Huda, Desa Dadapan, Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, berujung laporan ke pihak kepolisian.

Polsek Gucialit akhirnya melimpahkan kasus kepala sekolah dan oknum guru MI Nurul Huda Dadapan ini ke Polres Lumajang, Senin (5/4/2021).

Sebelum kasusnya dilimpahkan, Kepala Sekolah MI Nurul Huda, Siti Maimunah, dan seorang guru Sa'idatul Mustafiah dimintai keterangan di Polsek Gucialit.

Dalam pengakuanya, Siti Maimunah mengakui khilaf dan menyesal telah menyulut tangan siswanya dengan api gara-gara kehilangan uang tabungan kelas Rp12 ribu.

“Saya melakukan sulut api tersebut tujuannya hanya untuk menggertak dan menakut-takuti,” katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement