Ogah Bayar Usai Diservis, WN Swedia Malah Cekik hingga Todong PSK

Miftachul Chusna, Koran SI · Minggu 18 April 2021 19:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 18 244 2396737 ogah-bayar-usai-diservis-wn-swedia-malah-cekik-hingga-todong-psk-3Qez4yHxF7.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

DENPASAR - Seorang Warga Negara (WN) Swedia, David (44) ditangkap aparat Polsek Denpasar Selatan, Bali. Ia dilaporkan tidak membayar dan menganiaya seorang pekerja seks komersial (PSK) yang disewanya.

"Saat korban meminta bayaran, malah dipukul, dicekik dan ditodong pistol," kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar, AKP Hadimastika Karsito Putro, Minggu (18/4/2021).

Baca juga:  Terlibat Kecelakaan, Mobil Truk Bawa BBM Ilegal Diserbu Warga

David ditangkap di villa tempat menginapnya di Jalan Sekuta Sanur. Polisi juga menyita barang bukti berupa pistol jenis air soft gun yang digunakan untuk menodong korban.

Peristiwanya sendiri terjadi pada 23 Maret 2021 dinihari. Bermula ketika korban berinisial AP (21) diminta teman pelaku yang juga warga negara asing bernama Robert untuk datang ke villa.

Baca juga: Puluhan Mantan TKI Asal Malaysia Positif Covid-19

Singkat cerita, setelah tiba di vila, Robert meminta AP menemani teman-temannya untuk berpesta minuman keras sampai pagi hari, termasuk David.

Tak cukup sampai disitu. David lalu mengajak AP berhubungan badan dengan tarif yang disepakati sebesar Rp800 ribu. David bahkan sampai dua kali minta diservis oleh korban.

Usai memberikan layanan seks, korban meminta bayaran. Namun David menolak dengan alasan tidak membawa uang tunai dan akan mentransfer lewat mobile banking.

Setelah ditunggu beberapa lama, David tak kunjung mentrasfer dan malah meminta AP minta bayaran ke Robert. Korban menolak dengan alasan dia memberikan layanan seks kepada David, bukan Robert.

Mendapat jawaban itu, David justru marah lalu memukul dan mencekik AP. David lalu menodongkan pistol dan pisau hingga membuat korban ketakutan.

Hadimastika mengatakan, dari hasil pemeriksaan, pelaku tidak punya dokumen resmi tentang kepemilikan air soft gun.

"Sementara pelaku dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini