Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penelitian Vaksin Nusantara Dipastikan Tidak Dipindah ke RSPAD

Riezky Maulana , Jurnalis-Senin, 19 April 2021 |12:42 WIB
Penelitian Vaksin Nusantara Dipastikan Tidak Dipindah ke RSPAD
Ilustrasi (Foto : Timesofindia)
A
A
A

Di kesempatan yang sama Wakil Kepala RSPAD Mayjen TNI Lukman Ma'ruf menuturkan bahwanya sel dendritik bukanlah hal yang baru. Menurutnya, sel tersebut telah digunakan dalam pengobatan penyakit kanker.

"Jadi penelitian sel dendritik itu untuk mengobati cancer. Kemudian ada dikembangkan untuk kemungkinan mencari solusi untuk menghadapi Covid-19," kata Lukman.

Baca Juga : Soal Efek Samping Vaksin Nusantara, RSPAD: Karena Protein Asing Masuk ke Tubuh

Sebelumnya, Tim peneliti melakukan serangkaian tahap uji klinis fase dua vaksin anti Covid-19 yang diberi nama Vaksin Nusantara di RSUP Pusat dr. Kariadi, Kota Semarang. Tim peneliti terdiri dari PT. Rama Emerald Multi Sukses (Rama Pharma) bersama AIVITA Biomedical asal Amerika Serikat, dan Fakultas Kedokteran Undip.

"Pengembangan Vaksin Nusantara saat ini memasuki uji klinis fase kedua setelah fase pertama untuk mengetahui keamanan vaksin telah selesai dilaksanakan pada akhir Januari 2021 dengan hasil baik tanpa ada keluhan berat yang dirasakan oleh 27 sukrelawan vaksin," kata salah seorang peneliti Yetty Movieta Nency di RSUP dr. Kariadi Semarang.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement