Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Sunan Bonang Temukan Kitab Sultan Minangkabau yang Tenggelam di Laut

Doddy Handoko , Jurnalis-Rabu, 05 Mei 2021 |06:53 WIB
Kisah Sunan Bonang Temukan Kitab Sultan Minangkabau yang Tenggelam di Laut
Sunan Bonang.(Foto:Istimewa)
A
A
A

DI MASYARAKAT Lasem, Kabupaten Rembang, terdapat cerita lesan atau cerita tutur tentang Sunan Jejeruk atau Sultan Jejeruk. Kisah ini juga diceritakan di buku "Dongeng Rakyat Kab. Rembang" ditulis oleh Kusaeri, YS.

Nama asli dari Sunan Jejeruk adalah Raden Abdur Rachman, dikenal juga dengan nama Sultan Machmud Minangkabau, raja dari kerajaan Minangkabau.

Ketika ayahnya wafat, Sultan Machmud mendapat warisan sebuah kitab, tetapi sayangnya tidak dapat mengartikan kitab itu. Untuk itu lalu pergi ke daerah Arab yang dapat menerangkan maksud dari kitab itu, tetapi sia-sia.

Kebetulan ada seorang pengail yang mengetahui bahwa di tanah Jawa ada seorang pengail yang mengatakan bahwa di tanah Jawa ada ulama yang sangat alim, tentang hal tersebut disampaikan kepada Patih. Oleh Patih hal tersebut disampaikan kepada Sang Raja. Raja sangat bergembira memutuskan untuk pergi ke tanah Jawa untuk menemui kiai yang dimaksudkan.

Baca Juga: Kisah Jenderal Bambu Runcing Kiai Subchi, 10 Ribu Orang Tiap Hari Disepuh

Dengan perbekalan yang cukup, berangkatlah Sultan Machmud bersama Patihnya dengan menumpang sebuah perahu besar.

"Sayang, ditengah perjalanan datanglah angin kencang yang mengakibatkan perahu tersebut karam (dalam bahasa Jawa “Karem Kemambang”) dan di daerah tersebut dinamakan daerah Rembang. Semua perbekalan dan kitab beliau hilang ke dasar laut,"kata Abdullah Hamid, penggiat sejarah Lasem.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement