Puluhan Warga Keracunan Usai Santap Makanan di Hajatan

Antara, · Rabu 19 Mei 2021 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 525 2412017 puluhan-warga-keracunan-usai-santap-makanan-di-hajatan-EFNQ0j61jx.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

SUKABUMI - Puluhan warga diduga keracunan usai menyantap makanan yang disajikan dalam pesta syukuran, atau hajatan khitanan yang diselenggarakan salah seorang warga di Kampung Tipar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Dari hasil pendataan jumlah warga yang diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap makanan hajatan di RT 47/10, Desa Cibolangkaler, Kecamatan Cisaat tersebut mencapai 26 orang," kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni di Sukabumi, Selasa (18/5/2021).

Baca juga:  Waspadai Lonjakan Kasus, Ridwan Kamil: Tes Covid-19 Diutamakan di Bodebek & Bandung Raya

Informasi yang dihimpun, pada Minggu 16 Mei 2021 sekitar pukul 08.00 hingga 14.00 WIB diadakan syukuran khitan di rumah DN dengan mengundang warga sekitar serta kerabatnya. Adapun yang hadir dalam hajatan tersebut diperkirakan mencapai 100 orang.

Dalam pesta itu, disajikan berbagai jenis makanan berat maupun ringan serta buah-buahan. Warga yang datang ke acara tersebut awalnya tidak mengalami gejala keracunan, seperti mulas, pusing, mual hingga muntah.

Baca juga:  Mitigasi, Ridwan Kamil: Jabar Siapkan Strategi Penguatan RS Rujukan Covid-19

Namun berselang dua hari tepatnya pada Selasa, (18/5/2021), dikabarkan ada puluhan warga yang mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan yang dihidangkan dalam hajatan tersebut.

Akibatnya sebanyak 26 warga dilarikan ke RSUD Sekarwangi, namun hingga kini hanya sembilan orang saja yang masih menjalani perawatan selebihnya sudah dinyatakan sembuh.

"Dari hasil keterangan warga yang mengalami gejala keracunan mayoritas merasakan mual, sakit hingga muntah. Namun saat ini, kondisi kesehatan warga yang mengalami keracunan sudah berangsur pulih," tambahnya.

Sementara itu, Humas RSUD Sekarwangi Cibadak Ramdansyah mengatakan sembilan warga yang diduga keracunan tersebut terdiri dari delapan orang dewasa dan satu anak-anak yang merupakan warga Kampung Cirende, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak.

"Indikasinya mereka keracunan makanan sesuai dari pengakuan dan melihat gejalanya, sebagian warga sudah diizinkan pulang, tapi mereka yang kondisinya masih kurang stabil diwajibkan untuk rawat inap," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini