Diduga Ada Kejanggalan, Keluarga Minta Makam Warga di Malang Dibongkar

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 21 Mei 2021 02:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 20 519 2413214 diduga-ada-kejanggalan-keluarga-minta-makam-warga-di-malang-dibongkar-JEoFyMXoQ1.jpg Makam warga di Malang dibongkar. (Foto : Avirista Midaada)

Terpisah Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menuturkan, dari hasil pembongkaran makam dan pemeriksaan awal dokter forensik tidak menemukan adanya tindakan kematian yang tidak wajar kepada korban.

"Dari keterangan awal dokter forensik memang benar ini adalah kecelakaan tidak ada sifatnya mengenai penganiayaan, atau ke pembunuhan, tidak ada," ujarnya.

Luka yang dicurigai keluarga korban dikatakan Hendri, sebab adanya benturan saat korban terjatuh ke sungai dan terbawa arus aliran sungai hingga ke Bendungan Sengguruh, Kepanjen.

"Luka yang ditemukan di tubuh korban, awalnya di pelipis mata, itu saat jatuh kena tebing itu membuat tidak sadarkan diri. luka-luka lainnya tergores, segala macamnya bisa dikatakan itu karena kena batu, atau benda-benda itu saat hanyut di sungai tersebut," tuturnya.

"Jadi nanti kami menunggu klarifikasi resmi dari dokter forensik. Info awal tidak mengarah ke tanda penganiayaan atau pembunuhan," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Siti Chotimah (41), diduga bunuh diri meloncat dari jembatan. Mayatnya ditemukan di waduk Sengguruh. Sebelum pergi meninggalkan rumah, Siti meninggalkan surat bertulis 'Yank aq pergi'.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini