Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Kebocoran Data Penduduk, DPR: Memalukan dan Harus Dilakukan Investigasi

Kiswondari , Jurnalis-Senin, 24 Mei 2021 |09:30 WIB
Soal Kebocoran Data Penduduk, DPR: Memalukan dan Harus Dilakukan Investigasi
Ilustrasi.(Foto:Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Anggota Komisi II DPR, Guspardi Gaus menyatakan, dugaan kebocoran data 279 juta penduduk Indonesia sesuatu yang sangat memalukan dan memilukan. Ini merupakan sebuah peringatan, bahwa lemahnya ketahanan siber di negara ini.

"Dugaan kebocoran data masyarakat Indonesia menjadi bukti perlindungan data pribadi di Tanah Air masih sangat lemah. Dan ujung-ujungnya masyarakat yang selalu menjadi korban," ujar Guspardi kepada wartawan, Senin (24/5/2021).

Politikus PAN ini, sudah mendapatkan informasi dari Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakhrulloh yang sudah memastikan bahwa kebocoran data bukan berasal dari Kemendagri.

Kemudian, sambung dia, berdasarkan hasil penelusuran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang disampaikan juru bicaranya telah menemukan dugaan bahwa sampel data yang beredar identik dengan data dari BPJS Kesehatan.

Baca Juga: Terkait Kebocoran Data 279 Juta WNI, Kominfo Akan Blokir Raid Forums dan Akun Kotz

"Kominfo semestinya mengambil langkah cepat dengan memblokir segera situs Raidforums.com sehingga akses ke situs tersebut tidak bisa dilakukan," desak Guspardi.

Oleh karena itu, legislator asal Sumatera Barat ini berharap kawan-kawan di Komisi IX DPR bisa segera memanggil direksi BPJS Kesehatan untuk dimintai keterangannya. Pemanggilan itu sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement