'Dewi Covid-19', Idola Baru India Perangi Virus Corona

Susi Susanti, Koran SI · Senin 31 Mei 2021 06:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 18 2417712 dewi-covid-19-idola-baru-india-perangi-virus-corona-WDvYzVaFtK.jpg 'Dewi Corona' di India (Foto: AFP)

INDIA - Dua idola 'Corona Devi' didirikan di kota selatan Coimbatore di negara bagian Tamil Nadu, India saat negara itu memerangi gelombang infeksi Covid-19 baru.

Para pendeta Hindu di sebuah kuil India berdoa setiap hari kepada dua dewi virus corona dalam upaya menjinakkan pandemi saat negara itu berjuang melawan gelombang infeksi baru.

Dua berhala "Corona Devi" telah dipasang di kota selatan Coimbatore di negara bagian Tamil Nadu, yang terkena dampak parah dalam wabah yang telah menewaskan 100.000 orang di seluruh negeri dalam empat minggu terakhir.

Kuil Kamatchipuri Adhinam ditutup untuk jamaah karena tingkat infeksi Coimbatore yang tinggi. Tetapi para pendeta membayar upeti di depan dewi, yang satu terbuat dari kayu cendana dan yang lainnya dari batu.

Mereka meninggalkan makanan dan persembahan lainnya, mengucapkan doa yang mendesak diakhirinya pandemi dan memandikan berhala dengan air kunyit dan susu.

(Baca juga: AS Larang Impor dari Armada China yang Gunakan Buruh Kerja Paksa Indonesia)

“Kami pernah memiliki kuil serupa untuk penyakit cacar, cacar, dan wabah di masa lalu,” kata manajer kuil Anandbharathi K.

“Kami menyembah virus berupa dewi dan mendoakannya setiap hari untuk mengurangi dampak penyakit ini,” tambahnya.

Pada Kamis (27/5), India mencatat 211.298 kasus virus korona baru selama 24 jam terakhir, sementara kematian akibat Covid-19 naik menjadi 3.847 kasus.

Menurut data kementerian kesehatan, beban kasus keseluruhan negara Asia Selatan sekarang mencapai 27,37 juta, sementara total kematian mencapai 315.235.

Sementara jumlah kasus berkurang di sebagian besar India, negara berpenduduk 1,3 miliar itu dikejutkan oleh parahnya gelombang pandemi terbaru, yang membanjiri rumah sakit dan menyebabkan kekurangan oksigen dan obat-obatan.

(Baca juga: Wanita Ini Rela Bersepeda 16.000 Kilometer Demi Ikuti Kupu-kupu dari Meksiko hingga Kanada)

“Bahkan dokter tidak dapat menangani besarnya situasi. Jadi kami beralih ke iman dan Tuhan sebagai pilihan terakhir,,” lanjutnya.

Para pendeta berencana untuk melanjutkan doa mereka kepada berhala "Corona Devi" selama tujuh minggu ke depan.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini