KONAWE - Seorang bayi berusia satu tahun terancam mengalami cacat peramenen setelah mendapat perawatan di RSUD Konawe, Sulawesi Tenggara. Bayi tersebut diduga menjadi korban malpraktek karena kehilangan tulang lunak di bagian hidungnya.
Orangtua bayi, Ertiawati merasa keberatan dengan kondisi anak pertamanya itu. Menurut dia, pada awalnya bayinya di rujuk di rumah sakit tersebut karena mengalami kejang, demam tinggi, dan sesak nafas.
Kemudian, lanjut dia, kondisi tersebut membuat pihak rumah sakit memasang alat bantu pernafasan di bagian hidung bayinya.
Baca juga: Parah, Rumah Sakit Ini Salah Amputasi Kaki Pasiennya
Kemudian, saat kondisi anaknya telah membaik pihak rumah sakit membuka alat bantu pernafasan lalu hidung bayinya mengalami pembekakan lantaran tulang hidungnya sudah tidak ada.
"Tidak ada juga tanda tangan pemasangan alat, tidak ada," kata Ertiawati, Kamis (10/6/2021).
Baca juga: Curhat Korban Filler Payudara: Biaya Operasi Penyembuhan Habis Rp50 Juta
Dia meminta pihak rumah sakit bertanggung jawab karena bayinya terancam cacat seumur hidup itu. Dia pun akan membawa anaknya untuk mendapat perawatan di RS Kota Kendari.
Pihak keluarga juga berencana akan melaporkan dugaan malpraktek tersebut ke pihak kepolisian.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.