Terekam Kamera, Detik-Detik Menegangkan Puting Beliung Hantam Rumah di Minsel

Subhan Sabu, Okezone · Kamis 24 Juni 2021 22:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 340 2430553 terekam-kamera-detik-detik-menegangkan-puting-beliung-hantam-rumah-di-minsel-4n8EXeAenI.jpg Rumah rusak diterjang puting beliung di Minahasa Selatan (Foto: Subhan Sabu)

MINAHASA SELATAN - Detik-detik terjadinya angin puting beliung di Desa Tumaluntung, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara sekira pukul 17.20, Kamis 24 Juni 2021 terekam oleh kamera warga setempat.

Dalam video berdurasi 25 detik itu terlihat atap-atap rumah serta kursi-kursi warga beterbangan dihantam puting beliung. Warga yang merekam sampai ketakutan dan lari masuk ke dalam rumah.

"Adoohh... oh Tuhan Ya Tolong, Tuhan Yesus Tolong Tuhan, dalam nama Yesus, dalam nama Yesus, dalam nama Yesus, dalam nama Yesus, dalam nama Yesus," ujar warga yang merekam video tersebut, Kamis (24/6/2021).

Baca Juga:  49 Rumah di Minahasa Selatan Rusak Diterjang Puting Beliung

Dari data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) tercatat 43 rumah mengalami rusak berat akibat dihantam angin puting beliung.

"Data update 21 rumah Tumaluntung 1, 22 rumah Tumaluntung. Total 43 rumah rusak berat. Info sementara, masih didata," ujar Penanggung jawab operator Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Minsel, Andre Lombogia ketika di konfirmasi oleh MNC Portal Indonesia.

Sementara untuk warga yang mengungsi BPBD Minsel belum mendapat kepastian karena masih melakukan pendataan. "Nanti diinfokan pak, saat ini masih menyiapkan dapur umum dan tenda pengungsian," kata Andre.

Baca Juga:  Diterjang Puting Beliung, Belasan Rumah Rusak di Deliserdang

Diketahui, puluhan rumah warga, dan sekolah dasar mengalami kerusakan akibat angin puting beliung tersebut. Peristiwa itu terjadi sore hari saat hujan yang diikuti dengan angin kencang.

Selain rumah warga yang rusak, beberapa akses jalan juga tak dapat dilewati karena ada pohon tumbang. Warga kini bergotong royong untuk membersihkan puing-puing pohon yang roboh dan memperbaiki atap rusak agar bisa ditinggali.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini