Pemakaman Jenazah Covid-19 Kembali Dapat Penolakan Warga

Subhan Sabu, Okezone · Minggu 27 Juni 2021 00:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 26 340 2431445 pemakaman-jenazah-covid-19-kembali-dapat-penolakan-warga-2SkcrcG0LQ.jpg Ilustrasi (Foto : iNews)

BITUNG - Sebagian warga Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara menolak rencana pemakaman jenazah terkonfirmasi Covid-19 di kelurahan tersebut, Sabtu (26/6/2021).

Kapolsek Matuari Kompol Andri Permana mengatakan jenazah terkonfirmasi Covid-19 bernama Fien Sompotan (65) warga Aertembaga satu lingkungan 1, Kecamatan Aertembaga yang meninggal dunia di RSUP Prof Kandou Malalayang Manado pada jumat 25 juni 2021 sekitar pukul 11.10 Wita dengan diagnosis pasien Covid-19 terkonfirmasi gagal nafas On Vertilater, Pneomonia dan Chf.

"Sesuai rencana keluarga, akan dimakamkan di lahan pekuburan keluarga di Tanjung merah, namun mendapat penolakan keras oleh sebagian warga setempat," kata Kompol Andri Permana.

Kapolsek bersama dengan Camat Matuari Sefferson Sumampouw melakukan upaya dengan mempertemukan kedua pihak dari warga yang menolak dan pihak keluarga. Edukasi dilakukan namun warga tetap bersikeras tidak menerima untuk dimakamkan di Tanjung Merah.

Baca Juga : Satgas Covid-19 Sebut PSBB dan PPKM Tidak Berhasil, Ini Sebabnya

"Maka Pemerintah Kota bitung minta kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Pinangunian Kecamatan Aertembaga lokasi pemakaman jenazah Covid-19, dan akhirnya disetujui, jenazah pun dimakamkan," ujar Kompol Andri Permana.

Warga masyarakat di Tanjung merah yang berada di lokasi pekuburan kemudian dihimbau untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing dengan tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif terkendali.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini