Ia menambahkan bahwa dua penumpang yang membawa surat PCR palsu tersebut diketahui berinisial RN dan SH. Kedunya mengaku mendapatkan surat itu dari seorang calo di Surabaya dengan harga Rp800 ribu.
Setelah mendengarkan pengakuan dari kedua penumpang itu, Harisson meminta aparat keamanan mengusutnya secara tuntas.
"Sudah ada pengakuan dari penumpang pesawat Lion Air dari Surabaya ke Pontianak. Mereka ternyata ditawarkan calo-calo untuk mendapatkan surat PCR palsu. Saya harap aparat mengambil tindakan hukum mencari para calo-calo ini," kata Harisson.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.