Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Nakes Berguguran, Ketua DPD: Pemerintah Segera Antisipasi!

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 09 Juli 2021 |11:56 WIB
Nakes Berguguran, Ketua DPD: Pemerintah Segera Antisipasi!
Foto: Humas DPD RI
A
A
A

JAKARTA - Tenaga kesehatan (nakes) yang meninggal dunia karena Covid-19 semakin meningkat. Bahkan di Jakarta, dalam sepekan pertama bulan Juli 2021, tercatat setidaknya 13 tenaga kesehatan meninggal.

(Baca juga: Duh! Terpapar Covid-19, Bule Seksi Ini Malah Berkeliaran di Bali)

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah pusat dan daerah memperhatikan kondisi tersebut. Sebab, berkurangnya jumlah nakes bisa berpengaruh pada pelayanan kesehatan juga penanganan Covid-19.

"Jakarta merupakan barometer bagi daerah lain. Jadi kondisi yang terjadi di Jakarta harus diantisipasi sedini mungkin. Harus menjadi pelajaran wilayah lain dalam meningkatkan kewaspadaan terkait penanganan wabah," kata LaNyalla, Jumat (9/7/2021).

(Baca juga: Viral! Puluhan Paspampres Geruduk Polres Jakbar Imbas Ricuh Pos Penyekatan)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menyebut, jumlah kasus kematian nakes di Jakarta ini bertambah lebih cepat daripada tahun 2020 lalu.

"Ini situasi extraordinary. Kita berhadapan dengan virus berbeda dengan tingkat risiko lebih tinggi. Tak bisa dipungkiri lonjakan kasus kematian pada nakes dipengaruhi oleh varian mutasi virus Corona," ujar LaNyalla.

Menurutnya, varian tersebut termasuk dalam variant of concern atau varian yang diwaspadai Badan Kesehatan Dunia (WHO). Di antaranya yakni B117 Alfa, B1351 Beta, dan B1617 Delta.

"Tak hanya DKI Jakarta, daerah lain pun harus bersiap dengan prediksi akan kekurangan tenaga kesehatan lebih besar lagi. Kita tidak mengharapkan hal ini terjadi, tetapi dalam manajemen darurat kondisi terburuk harus dipikirkan dan diantisipasi," tuturnya.

LaNyalla juga mengingatkan perlunya masyarakat bersiap menjadi perawat dan dokter untuk diri sendiri. Terlebih nakes dan rumah sakit kewalahan dengan adanya lonjakan pasien Covid-19 beberapa waktu belakangan. Apalagi banyak dari nakes yang akhirnya terpapar dan meninggal.

"Setiap diri kita dituntut bertanggung jawab memberikan kontribusi dalam penanganan Covid-19. Dengan cara setiap orang harus bersiap merawat diri, menjadi dokter bagi keluarganya dan bagi sahabat-sahabat dekat. Jika gejala Covid masih ringan tidak perlu ke rumah sakit, lakukan isolasi mandiri agar tidak menjadi beban nakes," tegasnya.

Bagi pemerintah daerah, LaNyalla meminta untuk membuat skenario baru jika harus kekurangan tenaga nakes dalam menghadapi pandemi ini.

"Selain jumlah nakes berkurang, mereka juga sudah overload pekerjaan dalam menangani pasien Covid-19. Makanya Pemda-pemda perlu menambah jumlah nakes diwilayahnya. Misal dengan meningkatkan jumlah relawan, membuka perbantuan tenaga kesehatan yang relevan atau menggerakkan siswa-siswi perawat," tutur dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement