Belum Sempat Ditangani, Pasien Covid-19 Meninggal saat Antre di IGD RSUP Dr Sardjito

Agregasi Solopos, · Rabu 14 Juli 2021 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 510 2440360 belum-sempat-ditangani-pasien-covid-19-meninggal-saat-antre-di-igd-rsup-dr-sardjito-LkIepAr551.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANTUL - Pasien Covid-19 berinisial P (54), pria asal Banyu Temumpang, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, DIY meninggal dunia saat antre untuk mendapatkan pelayanan di IGD RSUP dr Sardjito Yogyakrat, Selasa (13/7/2021).

Carik Bangunjiwo, Sukarman membenarkan perihal meninggalnya warga Banyu Temumpang tersebut.

“Benar. Kejadian kemarin. Kemarin pagi, kami antarkan pasien dengan ambulans ke RSUP Dr Sardjito. Di sana yang bersangkutan sudah terdaftar dan tengah mengantre di kursi depan IGD untuk mendapatkan pelayanan. Ambulans pun pulang. Namun, tidak berselang lama. Siang harinya, kami dikabari keluarga, pasien tersebut meninggal dunia,” kata Sukarman, Rabu (14/7/2021).

Mendengar kabar tersebut, Sukarman bersama dengan tim ambulans mendatangi RSUP Dr Sardjito untuk menjemput jenazah P. Pihak rumah sakit kemudian mengurusi jenazah dan memasukkannya ke peti. Kemudian tim ambulans membawa jenazah pasien untuk dimakamkan dengan protokol kesehatan.

Baca juga: Di Forum PBB, Jokowi Ungkap Indonesia Alokasikan USD 28,5 Miliar untuk Bansos

“Kami sendiri baru bisa memakamkan malam setelah Magrib. Karena harus menunggu proses yang harus dilalui di rumah sakit. Kami makamkan dengan protokol kesehatan,” jelas Sukarman. 

Menurut Sukarman, P meninggal karena belum tertangani oleh pihak rumah sakit. Meski telah masuk dalam daftar pasien yang akan ditangani. Sementara P sendiri memiliki riwayat sakit napas sebelum dinyatakan positif dan meninggal dunia saat mengantre di RSUP Dr Sardjito.

“Dia punya riwayat komorbid. Sesak napas,” tandasnya.

Baca juga: Mobil Vaksin Keliling Resmi Beroperasi, Ini Enam Titik Lokasinya di Jakarta Selatan

Sukarman menambahkan, peristiwa meninggalnya pasien Covid-19 asal Bangunjiwo saat antre di rumah sakit baru kali pertama terjadi untuk warganya. Sedangkan, beberapa hari sebelumnya, di Bangunjiwo juga ditemukan ada pasien Covid-19 yang meninggal saat isolasi mandiri. Pasien tersebut punya komorbid dan riwayat cuci darah meninggal di rumah.

“Jadi dia biasa cuci darah. Sambil menunggu jadwal cuci darah, pasien tersebut meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri. Kami evakuasi dan kami lakukan pemulasaran dan pemakaman dengan protokol kesehatan yang ketat,” ucap Sukarman.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini