China Akan Buat 'Daftar Hitam' Lagu Karaoke yang Mengancam Persatuan Nasional

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 12 Agustus 2021 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 12 18 2454465 china-akan-buat-daftar-hitam-lagu-karaoke-yang-mengancam-persatuan-nasional-d1CWpZqzFk.jpg Warga China sedang karaoke (Foto: CNN)

BEIJING China akan membuat "daftar hitam" lagu-lagu karaoke dan melarang lagu-lagu yang mengandung "konten berbahaya" dari tempat-tempat hiburan.

Menurut aturan sementara yang digariskan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata negara tersebut, karaoke tidak boleh membahayakan persatuan nasional, kedaulatan atau integritas teritorial, menghasut kebencian etnis atau merusak persatuan etnis, mempromosikan kultus atau takhayul atau melanggar kebijakan agama negara.

Lagu juga tidak boleh mendorong aktivitas cabul, perjudian, kekerasan, kegiatan atau kejahatan terkait narkoba, dan tidak boleh menghina atau memfitnah orang lain.

Menurut kementerian, peraturan tersebut akan mempromosikan nilai-nilai inti sosialis, dan menjaga keamanan budaya nasional dan keamanan ideologis.

Penyedia konten ke tempat karaoke akan bertanggung jawab untuk memantau lagu. Kementerian menambahkan China memiliki lebih dari 50.000 tempat "hiburan lagu dan tari" di seluruh negeri, dan katalog lebih dari 100.000 lagu.

(Baca juga: Pria Inggris Dituduh Mata-Mata Rusia Ditangkap di Jerman)

Larangan itu akan mulai berlaku pada 1 Oktober mendatang.

Penyensoran -- online dan lainnya -- adalah hal biasa di China, dengan kebijakan yang semakin ketat terhadap konten hiburan yang dianggap tidak pantas.

Pada 2015, negara tersebut melarang katalog 120 lagu dari internet setelah menganggapnya "berbahaya" bagi masyarakat.

(Baca juga: Tanah Longsor, 10 Tewas dan Puluhan Terjebak di Puing-Puing Reruntuhan)

Termasuk lagu-lagu Tiongkok berjudul ‘No Money No Friend’, ‘Don't Want To Go To School’, ‘One Night Stand’, dan ‘Fart’.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini