Gunung Merapi Kembali Semburkan Awan Panas dan Lava Pijar, Warga Diminta Waspada Lahar

Priyo Setyawan, Koran SI · Sabtu 14 Agustus 2021 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 14 510 2455580 gunung-merapi-kembali-semburkan-awan-panas-dan-lava-pijar-warga-diminta-waspada-lahar-dtO0ayd4DT.JPG Gunung Merapi muntahkan awan panas (Foto: BPPTKG)

SLEMAN - Gunung Merapi kembali menyemburkan awan panas guguran atau yang biasa disebut wedus gembel dan lava pijar, Kamis (14/8/2021). Awan panas terjadi pada pukul 07.40 WIB dengan jarak luncur 2.000 meter.

Balai penyelidikan dan pengembangan teknologi kebencaaan geologi (BPPTKG) melaporkan awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 159 detik. Sedangkan lava pijar teramati empat kali pada pukul 00.00 WIB- 06.00 WIB, jarak luncur 1200 meter.

“Baik awan panas maupun lava pijar ke arah Barat Daya,”kata petugas penyusun laporan aktivitas Gunung Merapi, Heru Suparwoko, Sabtu (14/8/2021).

BPPTKG pada pukul 00.00 WIB-12.00 WIB juga mencatat terjadi gempa guguran sebanyak 119 kali, gempa hembusan tujuh kali, gempa fase banyak atau hybrid tiga kali dan gempa vulkanik dangkal lima kali.

Tingkat aktivitas Merapi Level III atau siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

“Lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak,” paparnya.

Untuk itu, masyarakat diminta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Merapi dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik serta tidak melakukan kegiatan di daerah potensi bahaya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini