Warga Tolak Rapid Tes Antigen, Dandim Buleleng Diserang hingga Kena Pukul

Mohamad Chusna, Sindonews · Senin 23 Agustus 2021 22:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 23 244 2459977 warga-tolak-rapid-tes-antigen-dandim-buleleng-diserang-hingga-kena-pukul-QTBIIx9fmb.jpg rapid test antigen. (Ilustrasi/Okezone)

DENPASAR - Komandan Kodim (Dandim) 1609 Buleleng Letkol Inf Muhamad Windra Lisrianto diserang hingga kena pukul warga. Hal itu terjadi lantaran keluarga dari warga tersebut menolak untuk rapid tes antigen acak.

Kodim 1709 Buleleng dan Puskesmas Banjar menggelar rapid tes antigen acak di wantilan pura Bale Agung, Sidatapa, Buleleng, Senin (23/8/2021) pagi. Dandim Lisrianto hadir di acara itu.

Insiden bermula saat dua pemuda berboncengan motor melintas di lokasi tanpa memakai masker. Anggota TNI yang bertugas berupaya menghentikannya, tapi gagal. Anggota lainnya kemudian berusaha mengejar, tapi juga tidak berhasil.

Berselang sekitar lima menit, kedua pemuda itu kembali datang dengan gaya menantang. Anggota TNI kemudian membawanya ke Dandim.

Saat bersamaan, datang lima orang keluarga kedua pemuda itu. Mereka lantas menarik kedua pemuda itu agar tak ikut rapid tes antigen.

Lisrianto pun memerintahkan anggotanya menahan kedua anggota itu untuk dites antigen. Namun, tiba-tiba terjadi aksi penyerangan hingga mengakibatkan Lisrianto terkena pukulan di kepala bagian belakang.

Tak terima komandannya dipukul, sejumlah anggota TNI balik menyerang dan memukuli orang-orang yang melakukan penyerangan.

Baca Juga : Pemerintah Bakal Dorong Penggunaan Peduli Lindungi untuk Semua Moda Transportasi

Sementara itu, Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak yang dihubungi membenarkan insiden itu. "Jadi anggota sedang bertugas dan ada yang tidak terima lalu terjadilah pemukulan," katanya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini