JAKARTA – Pandemi Covid-19 di Indonesia mendorong terjadinya perubahan dalam banyak aspek seperti ekonomi, pendidikan, pariwisata, dan sosial. Salah satu yang signifikan adalah perubahan perilaku konvensional masyarakat menjadi perilaku digital.
Founder dan CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali menjelaskan fenomena ini kemungkinan berpengaruh pada perilaku masyarakat di masa yang akan datang.
“Saya selalu katakan begini, perubahan yang terjadi hari ini, itu barangkali tidak akan 100% akan mengubah total perilaku kita akan tetapi pola pikir, paradigma kita di dunia digital ini pasti akan berpengaruh ke depan,” ujar Hasanuddin dalam Special Dialogue Okezone.
Guna mencegah penyebaran virus di masyarakat, pemerintah membatasi dan memperketat mobilitas masyarakat. Ada banyak kegiatan yang biasa dilakukan secara konvensional terpaksa dilakukan secara daring seperti bekerja dan sekolah.
Hasanuddin mengatakan pada masa-masa awal pandemi sebagian masyarakat masih merasa kesulitan beradaptasi pada kebiasaan baru ini terutama generasi yang lebih tua.
“Akan tetapi pada hari ini, ternyata orang-orang kita yang secara perilaku sebelumnya itu gak terlalu digital ternyata sudah terbiasa juga hari ini,” sambungnya.
Sebelumnya Hasanuddin mengatakan berdasarkan beberapa survei, konsumsi dan penggunaan internet oleh masyarakat di Indonesia meningkat dari dua kali lipat dari kondisi sebelum adanya pandemi Covid-19. (kha)
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.