Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tidak Ada Kabupaten/Kota di Jatim yang Masuk PPKM Level 4

Lukman Hakim , Jurnalis-Jum'at, 10 September 2021 |07:53 WIB
Tidak Ada Kabupaten/Kota di Jatim yang Masuk PPKM Level 4
Ilustrasi (Foto : Okezone.com)
A
A
A

SURABAYA - Berdasarkan assesment situasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 8 September 2021 yang dirilis tanggal 9 September 2021, di Jawa Timur (Jatim) sudah tidak ada lagi kabupaten/kota yang masuk pada PPKM Level 4.

Kondisi tersebut mengalami peningkatan dibanding assesment per 6 September 2021, di mana masih terdapat 2 kabupaten/kota yang berada pada Level 4. Yaitu Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Magetan. Sementara Kabupaten Lamongan masih menjadi satu-satunya kabupaten yang tercatat masuk Level 1.

Assesment PPKM yang dilaksanakan pada 6 September dan 8 September 2021 tercatat Level 2 meningkat dari 16 kabupaten/kota menjadi 19 kabupaten/kota. Diantaranya, Tuban, Sumenep, Situbondo, Sidoarjo, Sampang, Probolinggo, Pasuruan, Pamekasan, Kota Surabaya, Kota Pasuruan, Kediri, Jombang, Jember, Gresik, Bondowoso, Bojonegoro, Banyuwangi, Bangkalan.

Sementara Level 3 tercatat 18 kabupaten/kota yaitu Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Magetan, Madiun, Lumajang, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Batu, dan Blitar.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dari total perkembangan level yang ada, membuat situasi assesment Jatim berada di tingkat 2 hasil dari assesment situasi Covid-19 Kemenkes. Assesment tersebut dilihat dari faktor tingkat kasus terkonfirmasi, tingkat pasien rawat RS, tingkat kematian, transmisi komunitas, tingkat testing, tingkat tracing, tingkat treatment, dan kapasistas respon.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement