Aneh, Bocah 10 Tahun Ini Gemar Minum Bensin

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Kamis 23 September 2021 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 608 2475887 aneh-bocah-10-tahun-ini-gemar-minum-bensin-6glkRCnbvW.jpg Bocah peminum bensin, AY (foto: istimewa)

TANJUNGBALAI - Seorang bocah berusia 10 tahun di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, punya kebiasaan aneh. Bocah berinsial AY itu terbiasa menghirup dan meminum bensin. Dia sudah melakukan itu sejak enam tahun lalu dan kini telah ketagihan.

"Sudah lama sekitar enam tahunan anak saya mengkonsumsi bensin (BBM). Dilarang juga, cuma dia selalu mencari kalau lagi kepingin. Sudah sempat dia lupa, tapi ingat lagi dan diminumnya lagi," ujar ibunda korban Ucy Ruby, Kamis (23/9/2021).

Baca juga:  Geger Ratusan Burung Pipit Mati Berjatuhan di Cirebon, Persis seperti Bali

Ia menceritakan, kebiasaan anak ketiganya itu diketahui saat mulutnya berbuah bau BBM. Ia pun mengikuti anaknya itu, dan diketahuilah AY suka mengkonsumsi BBM.

"Ya kalau gak dikasi dia diem-diem nyari sendiri. Pernah dia malam-malam pergi dari rumah pas saya sakit. Dicarilah, pas jumpa dia lagi ngambil bensin betor orang," paparnya.

Baca juga:  Bra Gelantungan Teror Warga Rembang

Ucy pun pernah bertanya kepad anaknya siapa yang mengajari untuk mengkonsumsi BBM. AY mengatakan, seorang pria memberinya BBM dan dari situlah awal mula AY mengkonsumsi BBM hingga saat ini.

"Kalau dah minum itu ya ilusi gitu kayak orang mabuk. Kalau gak dikasi ya dia cari terus dan ngambil dari kereta (sepeda motor) orang. Gak bisa tidur, gelisah dia kalau gak minum itu. Dia juga jadi bullyan kawan-kawannya karena suka minum bensin," ungkap Ucy.

Berbagai upaya pun sudah dilakukan Ucy untuk menghilangkan kebiasaan anaknya itu. Namun tetap saja sang anak ketergantungan. Ia juga membutuhkan banyak biaya untuk mengobati anaknya dan merehabilitasi AY.

Kemarin, AY pun diperiksa oleh dr Kurnia Budi Ka BP Lanal TBA. Saat diperiksa, AY mengeluhkan sakit dibagian perutnya.

"Dari pemeriksaan fisik dia mengeluhkan perutnya kembung dan ada gejala sempat mual tapi tidak sempat muntah. Sejauh ini masih bagus dikarenakan dia sudah agak lama tidak mengkonsumsi, karena orangtuanya memperhatikan untuk menghilangkan kebiasaan buruk dari anak tersebut," ujar dr Kurnia Budi.

dr Kurnia Budi mengungkapkan, tindak lanjut yang dilakukan Lanal TBA yakni memberikan pengobatan awal untuk AY.

"Kami memberi perhatian khusus terhadap anak tersebut. Memberikan edukasi dan pengobatan awal. Baik untuk sang anak dan orangtuanya. Untuk meghilangkan kebiasaan buruknya, serta pemberian obat dan vitamin. Karena anak ini susah makan. Jadi kita berikan vitamin," tandas dr Kurnia Budi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini