Suami yang Habisi Nyawa Istri di Malang Terancam Hukuman Mati

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 28 September 2021 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 519 2478062 suami-yang-habisi-nyawa-istri-di-malang-terancam-hukuman-mati-8w5WPHGJX1.jpg Polisi menangkap Sofianto Liemmantoro, suami yang membunuh istrinya (Foto: Avirista Midaada)

KOTA MALANG - Seorang suami di Malang, Jawa Timur nekat membunuh istri sirinya akibat sakit hati. Pelaku bernama Sofianto Liemmantoro (56) menghabisi nyawa Ratna Darumi Soebagio (56) warga Jalan Emprit Mas, Kecamatan Sukun, Kota Malang, yang telah dinikahinya siri selama 14 tahun.

Korban yang awalnya dilaporkan meninggal dunia karena terjatuh di kamar mandi saat dilakukan penyelidikan kepolisian, ditemukan kejanggalan penyebab kematiannya.

Baca Juga:  40 Hari Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Keluarga Minta Doa Masyarakat

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengatakan, terungkapnya kasus pembunuhan ini berawal dari kecurigaan anak kandungnya korban, akibat kematian ibunya. Dari sanalah anak korban melaporkan kematian ibunya pada Minggu 19 September 2021 kepada kepolisian.

"Penyidik melakukan penyelidikan dan penyidikan. Melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan ambil beberapa keterangan dari saksi yang ada di TKP, melihat mendengar kejadian tersebut," ungkap Budi Hermanto saat memimpin rilis di Mapolresta Malang Kota, pada Selasa (28/9/2021).

Dari hasil penyelidikan kepolisian ditemukan adanya kejanggalan akibat kematian korban pada Jumat 17 September 2021. Dari hasil penyelidikan ditemukan saat proses visum dan autopsi, di mana ditemukan sejumlah akibat pukulan benda tumpul di beberapa bagian kepala korban. Tak hanya itu, saat pemeriksaan sejumlah saksi dari tetangga korban dan menemukan indikasi adanya teriakan, yang diduga dari korban.

"Dari proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian ditemukan beberapa kejanggalan. Akhirnya dari keterangan saksi yang mendengar teriakan orang minta tolong, terus ada kecurigaan dari anak kandung korban termasuk hasil visum terhadap luka dan beberapa persesuaian keterangan," terangnya.

Buher, sapaan akrabnya menerangkan dugaan kuat akhirnya tertuju kepada suami korban yang sebelumnya juga diperiksa sebagai saksi. Dari penyelidikan dan keterangan saksi disebutkan bahwa korban diketahui dibunuh pelaku pada Jumat dan diketahui anak korban pada Sabtu dini hari 18 September 2021.

Baca Juga:  Kesal Sering Keluar Tanpa Izin, Suami Tikam Istri hingga Tewas

Selanjutnya polisi pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan autopsi kepada korban yang ditemukan tak bernyawa di kamar mandi.

"Satu hari kemudian diperiksa sebagai saksi yang diduga sekarang sebagai tersangka, saudara SL. Dalam pemeriksaan tersebut, yang mengakui telah melakukan penganiayaan, pemukulan kepada korban, terjadi beberapa kali," tuturnya.

SL pun terancam dijerat dengan Pasal 340 dengan subsider Pasal 338 KUHP. "Ancaman mati sampai seumur hidup dan minimal 12 tahun penjara," tandasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini