Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

OTT di Musi Banyuasin, Ketua KPK : Kita Masih Kumpulkan Keterangan dan Bukti-bukti

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Sabtu, 16 Oktober 2021 |08:03 WIB
 OTT di Musi Banyuasin, Ketua KPK : Kita Masih Kumpulkan Keterangan dan Bukti-bukti
Ketua KPK Firli Bahuri (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membenarkan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, yang dilancarkan anak buahnya. Operasi senyap di Musi Banyuasin dilakukan pada Jumat, 15 Oktober 2021, malam.

Firli menjelaskan bahwa pihaknya hingga kini masih bekerja untuk memintai keterangan pihak-pihak yang diamankan serta mengumpulkan bukti lainnya. Ia berjanji akan mengumumkan ke publik setelah rampung memeriksa sejumlah pihak serta berkecukupan bukti-bukti.

"KPK lagi kerja, tentu belum bisa menyampaikan semuanya. Kita masih kumpulkan keterangan dan bukti-bukti. nanti dijelaskan ke publik," kata Firli Bahuri saat dikonfirmasi, Sabtu (16/10/2021).

(Baca juga: Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Bupati Musi Banyuasin Punya Harta Rp38 Miliar)

Sekadar informasi, tim penindakan KPK menggelar OTT di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, pada Kamis, 15 Oktober 2021, malam. Tim dikabarkan mengamankan lebih dari lima orang dalam operasi senyap tersebut. Salah satunya, Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin.

Selain itu, tim juga mengamankan sejumlah uang yang diduga akan dijadikan transaksi suap. OTT di Musi Banyuasin ini diduga berkaitan dengan proyek pengadaan infrastruktur. KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.

Baca juga: OTT di Musi Banyuasin, KPK Amankan Sejumlah Orang dan Uang)

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement