JAKARTA - Belakangan ini varian baru Covid-19 yang dinamakan AY.4.2. disebut-sebut dapat berpotensi mengkhawatirkan jika tidak segera dicegah.
Namun, menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, varian ini bukanlah varian baru dan masyarakat diminta tidak panik karena penelitian terkait varian ini masih berlangsung.
Baca juga: Vaksinasi Dosis Penuh Minimalisir Gejala Berat Covid-19
Akan tetapi varian ini bagian dari jenis Delta yang mengalami perubahan atau mutasi tambahan. Jenis varian A.Y dari mutasi Delta ini cukup beragam yaitu dari AY.1 hingga AY.28.
Ditegaskannya, bahwa saat ini belum bisa diambil kesimpulan terkait karakteristik khusus yang dimiliki varian tersebut.
Baca juga: Lonjakan Kasus Varian AY.4.2 di Inggris, Ini Kata Satgas Covid-19
"Oleh karena itu, kita belum bisa mengetahui apakah berbagai jenis varian Delta ini memiliki karakteristik khusus yang dapat mempengaruhi laju penularan, keparahan gejala, maupun vaksinasi karena studi terkait hal tersebut masih berlangsung," ucap Wiku dikutip dari rilis KPCPEN pada Jumat (29/10/2021).
Terkait hal tersebut, pemerintah memaksimalkan pelaksanaan strategi yang sudah ditetapkan yaitu karantina perjalanan, 3M, 3T, dan vaksin, agar dapat mencegah masuknya semua jenis varian baru, sekaligus meminimalisir pembentukan mutasi baru di dalam negeri.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.