PRANCIS – Raja Prancis Charles VI, yang lahir pada 3 Disember 1368 merupakan seorang raja dari Wangsa Valois yang memerintah sebagai Raja dari 1380 sehingga kematiannya.
Dilansir Wikipedia, Charles VI masih berusia 11 tahun ketika dia mewarisi takhta di tengah-tengah Perang Seratus Tahun. Pemerintahan telah diamanahkan kepada empat orang bapak saudara beliau: Philip Berani , Duke dari Burgundy , John, Duke dari Berry , Louis I, Duke dari Anjou dan Louis II, Duke dari Bourbon. Namun para Duke mengekalkan ‘cengkaman’ mereka ke Charles sehingga dia mengambil alih kuasa pada usia 21 tahun.
Baca juga: Kisah Raja Denmark Christian VII, Suka Masturbasi hingga Tidak Bisa Urus Kerajaan
Pemimpin Prancis dalam Perang Seratus tahun ini mendapatkan julukan yang cocok dengan dirinya, Charles The Mad, atau Charles si Gila. Julukan ini disematkan ke dirinya karena dia dilaporkan memang kurang waras. Semua bermula pada 1392, saat Charles beserta pasukannya memburu seorang buronan yang mencoba membunuh salah satu penasihatnya.
Baca juga: Kisah Kaisar Bizantium Justin II, Banyak Buat Kesalahan Berujung Fatal
Seketika sang raja menyerang para kstarianya dan membunuh beberapa di antaranya sampai aksinya berhasil diredam para bawahan. Gejala awal kegilaan itu disimpulkan sebagai sebuah stress akibat tekanan yang dia terima, namun makin lama kejiwaan sang raja semakin memburuk. Dia mulai melupakan nama-nama orang di sekitarnya, bahkan namanya sendiri.
Di tahun-tahun berikutnya Charles VI mulai berpura-pura menjadi seekor serigala, berlari-lari di istananya dan melolong pada orang-orang. Dia juga merasa dirinya terbuat dari kaca yang akan hancur jika disentuh, sehingga dia selalu menggunakan baju pelindung yang lunak dan melarang orang-orang menyentuhnya. Keadaan ini akhirnya membuat kerajaannya jatuh ke dalam perang sipil karena saudara-saudaranya yang mengincar tahta dan memudahkan pasukan asing untuk menguasai Prancis. Pada akhir masa kekuasaan Charles VI sebagian besar Prancis telah dikuasai bangsa asing.
Charles VI meninggal pada tanggal 21 Oktober 1422 di Hôtel Saint-Pol, Paris. Dia dimakamkan di Basilika Saint Denis, bersama dengan istrinya Isabeau dari Bayern yang dimakamkan dengannya setelah meninggal September 1435.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.