Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Heboh Joki Vaksinasi Covid-19, Epidemiolog: Di Selandia Baru Juga Ada tapi Tak Sebanyak Ini

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Rabu, 22 Desember 2021 |13:52 WIB
Heboh Joki Vaksinasi Covid-19, Epidemiolog: Di Selandia Baru Juga Ada tapi Tak Sebanyak Ini
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
A
A
A

Namun ia menyebutkan vaksinasi Covid-19 sudah dibuat sedemikian mungkin agar tidak berdampak serius pada kesehatan individu yang menerima suntikan vaksin.

"Kalau dosis berlebihan bukan berarti dampaknya positif atau negatif. Vaksinasi itu merupakan upaya untuk memperkenalkan antibodi tubuh dengan virus yang sudah dilemahkan. Ini yang efek sampingnya minimal," pungkas Dicky Budiman.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, seorang joki vaksinasi Covid-19 bernama Abdul Rahim (49) mengaku sudah 17 kali mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19 terdiri dari 15 kali suntik dosis pertama dan 2 kali suntik dosis kedua di Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan beberapa bulan terakhir.

Abdul Rahim mengaku mendapatkan upah sebesar Rp 80-800 ribu dari pelanggan yang diwakilinya untuk divaksinasi. Hasil dari jasa calo suntik vaksin Covid-19 tersebut ia pakai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement