Share

Kapal Pengangkut 27 WNI Karam di Malaysia, 5 Orang Tewas, 1 Masih Hilang

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Kamis 20 Januari 2022 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 18 2535239 kapal-pengangkut-27-wni-karam-di-malaysia-5-orang-tewas-1-masih-hilang-E6DMe5ndij.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) Judha Nugraha menyampaikan informasi terkait kecelakaan sebuah kapal yang mengangkut warga negara Indonesia (WNI) di Johor Bahru, Malaysia pada Selasa (18/1/2021).

BACA JUGA: Kapal Pengangkut WNI Karam di Malaysia, 21 Tewas dan 5 Jenazah Sudah Diidentifikasi

Judha mengatakan bahwa menurut informasi yang diterima pada Kamis (20/1/2022) kapal yang membawa WNI masuk ke Malaysia itu karam di Pengerang Johor Bahru.

“Telah terjadi dua kecelakaan kapal di wilayah Johor Bahru yang diduga berpenumpang warga negara Indonesia, kejadian ini terjadi berturut-turut pada 18 Januari lalu dan kemudian informasi yang kami terima pada hari ini terjadi peristiwa kecelakaan yang sama,” kata Judha pada pengarahan pers di Jakarta, Kamis.

BACA JUGA: Satgas Pulangkan 8 Jenazah WNI Korban Kapal Karam di Malaysia

“Lokasi kejadian di Pengerang Johor Bahru” sambungnya.

Diketahui, kapal tersebut diduga membawa 27 orang yang diduga WNI. “Sembilan belas selamat, ditemukan lima jenazah dan satu hilang,” ujarnya.

Satgas KJRI Johor Bahru telah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan instansi terkait untuk repatriasi jenazah ke Indonesia. Sementara, untuk penanganan korban yang selamat saat ini KJRI Johor Bahru berkoordinasi dengan jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Negeri Johor tengah melakukan verifikasi dan pendataan para korban.

“Upaya yang dilakukan KJRI adalah mendatangi lokasi TKP tim perlindungan warga negara Indonesia sudah ada di lokasi berkoordinasi dengan otoritas setempat baik imigrasi, Malaysian coast guard dan juga pihak rumah sakit selanjutnya KJRI nanti akan membantu proses repatriasi jenazah sesuai dengan permintaan keluarga,” ungkapnya.

“Untuk korban selamat kita akan melakukan pendampingan maupun proses penyidikan maupun hukum lebih lanjut,” sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini