Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Saat Gajah Mada Menolak Jabatan Strategis Pimpin Bala Tentara Kerajaan Majapahit

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 24 Januari 2022 |07:05 WIB
Saat Gajah Mada Menolak Jabatan Strategis Pimpin Bala Tentara Kerajaan Majapahit
Foto: jejaktapak
A
A
A

JAKARTA - Kerajaan Majapahit memiliki salah satu panglima perang legendaris yang membuat mereka menjadi salah satu kerajaan paling ditakuti di masa tersebut.

 (Baca juga: Kisah Pertarungan Pasukan Elite Majapahit Dharmaputra Versus Bhayangkara Pimpinan Gajah Mada)

Dia adalah Patih Gajah Mada, salah satu tokoh di balik kedigdayaan Kerajaan Majapahit. Namun dirinya diketahui sempat menolak jabatan penting tersebut.

Dilansir beragam sumber, sebelum Gajah Mada menjadi patih, adalah Aria Tadah yang menempati posisi tersebut. Dirinya berniat mengundurkan diri karena sudah tua dan sakit-sakitan.

Aria Tadah menganggap Gajah Mada sebagai sosok dengan kewibawaan dan kebijaksanaan yang luar biasa. Namun, Gajah Mada tidak langsung ditempatkan ke posisinya saat itu.

 (Baca juga: Kutukan Kebo Iwa ke Patih Gajah Mada)

Dirinya mengetahui kalau Gajah Mada sungkan menerima posisi penting tersebut. Sehingga, Aria Tadah akhirnya menawarkan Gajah Mada untuk terlebih dulu membantu dirinya bekerja sebagai patih.

Perlu waktu lama, serta rayuan dan pujian yang diberikan Aria Tadah kepada Gajah Mada untuk membuka hatinya dan mengerjakan tugas sebagai patih.

Aria Tadah juga menyadari sosok Gajah Mada yang rendah hati dan tidak haus kekuasaan. Dirinya mengambil waktunya secara perlahan agar Gajah Mada bisa menerima tawarannya itu.

Pada akhirnya, setelah sekian lama, Gajah Mada menerima jabatan sebagai patih. Dan seperti yang diketahui, dirinya berhasil membawa Kerajaan Majapahit sebagai kerajaan dengan kekuatan terbesar di masanya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement