Sesuai layanannya, Gadai yang memiliki tagline “mengatasi masalah tanpa masalah” menjadi solusi keuangan bagi masyarakat menengah ke bawah, karena sangat fleksibel dengan berbagai agunan dapat digunakan, mulai dari emas, BPKB dan Sertifikat, hingga beragam peralatan elektronik seperti TV, Laptop, dan Smartphone.
Sementara Tabungan Emas, menjadi produk andalan karena lahir untuk memenuhi kebutuhan investasi modern. Menabung emas sendiri menawarkan beragam value seperti; mudah dilakukan dengan aplikasi Pegadaian Digital, nilainya yang terus meningkat, mudah dicairkan, dan terjamin karena dikelola oleh perusahaan milik negara.
Beragam keunggulan tersebut tentu saja menjadi solusi keuangan masyarakat yang sangat tepat. Alim mengakui, masih banyak masyarakat yang belum teredukasi sehingga masih banyak yang memilih jasa gadai yang lain, bahkan tidak sedikit yang terjerat Pinjaman Online (Pinjol). Untuk itu Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1, terus menggencarkan sosialisasi dengan bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah setempat, mulai dari pemerintah kota dan kabupaten hingga kelurahan bahkan komunitas.
Namun demikian, upaya tersebut bukan tanpa tantangan. Masih banyaknya masyarakat yang memilih gadai swasta dan pinjol, menunjukkan masih banyaknya masyarakat yang belum terlayani menjadi tantangan terbesar. Selain itu Pegadaian juga harus terus menghadirkan produk yang mudah dijangkau oleh masyarakat, mulai dari akses ke produk, literasi, hingga kemampuan masyarakat.
“Tantangannya kami harus mensosialisasikan lebih masif lagi. Tapi secara literasi hari ini sudah 40 persen di masyarakat, dan peningkatan nasabah sudah 20 persen setiap tahun,” ucap Alim.