Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peringati Isra Mi'raj, Wapres Ma'ruf Ingatkan Kewajiban Shalat bagi Umat Islam

Muhammad Refi Sandi , Jurnalis-Senin, 28 Februari 2022 |21:52 WIB
Peringati Isra Mi'raj, Wapres Ma'ruf Ingatkan Kewajiban Shalat bagi Umat Islam
Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan perintah utama dalam peristiwa Isra Mi'raj yaitu kewajiban shalat lima waktu bagi umat Islam. Hal itu disampaikan dalam acara Isra Mi'raj dengan tema 'Teguhkan Semangat Beragama & Berbangsa' secara virtual.

"Bagaimana kita ketahui bahwa pada peringatan Isra Mi'raj ini Nabi Muhammad SAW mendapatkan perintah salat lima waktu langsung dari Allah SWT. Salat dalam ajaran Islam merupakan tiang agama sehingga orang yang melaksanakannya sebagai penegak agama dan yang meninggalkannya dianggap perusak agama," kata Ma'ruf Amin dalam amanat acara Isra Mi'raj secara virtual di YouTube Kemenag RI, Senin (28/2/2022).

Kiai Ma'ruf juga menyebut bahwa salat ibadah yang pertama akan di hisab saat di akhirat sebelum amalan yang lainnya. Maka Ia mengingatkan akan pentingnya salat.

"Dengan begitu pentingnya salat maka ibadah ini juga kelak akan di hisab pertama kali sebelum amal amal yang lain. Apabila salatnya dianggap baik maka amal yang lain berpotensi untuk lolos, sebaliknya jika salatnya dianggap kurang baik maka amal baik yang lain sangat berpotensi untuk tidak lolos," ujarnya.

 BACA JUGA:Perjalanan Isra Miraj Rasulullah dengan Jasad atau Roh? Ini jawaban Gus Baha

Kiai Ma'ruf juga menilai bahwa salat juga dapat memberikan dampak positif dalam amalan kemasyarakatan. Tak hanya itu menurutnya amalan salat juga akan memperoleh balasan baik di dunia dan akhirat.

"Salat selain mendapat pahala di akhirat kelak itu akan memberikan dampak positif bagi para pelakunya di dunia tidak menjadi aturan Allah SWT amal yang saleh itu baik berkaitan dengan ibadah maupun amalan kemasyarakatan yang lainnya akan memperoleh balasan di akhirat yang disebut dengan hazrat dan juga memperoleh balasan di dunia disebut sebagai buah atau samarat," ucapnya.

Lebih lanjut, Kiai Ma'ruf juga menyebut buah atau hasil ibadah salat di dunia seperti yang dijelaskan sendiri oleh Allah SWT dalam firmannya Surah Al Ankabut Ayat 45 :

"Bacalah Kitab (Al-Qur'an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement