Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ratu Jay Shima Penguasa Adil di Tanah Jawa, Potong Kaki Anaknya Sendiri karena Menyenggol Emas

Avirista Midaada , Jurnalis-Rabu, 02 Maret 2022 |05:50 WIB
Ratu Jay Shima Penguasa Adil di Tanah Jawa, Potong Kaki Anaknya Sendiri karena Menyenggol Emas
Illustrasi (foto: freepick)
A
A
A

RATU Jay Shima konon memerintah Kerajaan Kalingga dengan sangat adil. Kejujuran dan integritas menjadi landasan utama sang ratu pertama di tanah Jawa ini memerintah Kalingga sepeninggal suaminya Kartikeyasingha.

Di masa ratu inilah hukum tidak runcing di bawah tumpul dan tumpul di atas. Hukum berlaku di semua rakyat, keluarga sang ratu, hingga punggawa pejabat kerajaannya. Sang ratu memiliki komitmen tegas dan adil terhadap penerapan hukuman kepada siapa saja yang bersalah.

 BACA JUGA:Ratusan Candi di Dieng Dibangun Ratu Shima Bukti Ketaatannya Beragama

Bahkan suatu ketika sang ratu memberikan hukuman mati kepada anaknya sendiri hanya karena menyenggol pundi - pundi emas. Dikisahkan pada buku "Perempuan - Perempuan Tangguh Penguasa Tanah Jawa" tulisan Krishna Bayu Adji dan Sri Wintala Achmad, berita kejujuran dan tegasnya ratu Kalingga ini sampai di telinga Raja Ta-che dari Cina.

Sang Raja Ta-che ini kemudian penasaran mengapa Kerajaan Kalingga terkenal dengan kejujurannya hingga terdengar ke Cina yang sangat jauh dari Jawa. Suatu ketika sang raja ingin membuktikan hal itu dengan mengirim utusan menaruh pundi-pundi emas secara diam-diam di tengah jalan dekat keramaian pasar.

 BACA JUGA:Ratu Shima Bawa Kesejahteraan Rakyat Kalingga dengan Dua Sektor Utama

Berhari-hari, berbulan-bulan, bertahun-tahun, bahkan konon pundi-pundi emas itu sampai tiga tahun tetap di tempat semula. Tak ada yang berani menyentuh, apalagi membuka dan memindahkannya.

Suatu ketika anak tertua Sang Ratu Jay Shima tengah berjalan melewati pasar, ia tidak sengaja kakinya menyenggol pundi-pundi emas tersebut. Salah satu seorang pengawas utusan melihat kejadian tersebut, lalu melaporkannya kepada pemerintah kerajaan akan kejadian tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement