JAKARTA - Badan Intelijen Negara Daerah Kalimantan Tengah (Binda Kalteng) memanfaatkan momen bulan Puasa untuk meningkatkan capaian vaksinasi dengan membuka layanan hingga malam hari di masjid-masjid. Selain menyasar para jamaah masjid, kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan usai salat Tarawih ini juga mengajak masyarakat umum yang belum mendapatkan vaksinasi hingga dosis ketiga atau booster.
Kepala Binda Kalteng Brigjen TNI Sinyo mengatakan, vaksinasi yang dilaksanakan BIN ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan Pemerintah yang melonggarkan kegiatan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri. Terlebih, vaksinasi hingga dosis booster juga dijadikan persyaratan bagi warga yang ingin bepergian mudik atau keluar kota saat libur Lebaran.
“Kita berharap, sebelum lebaran setidaknya minimal 50 persen dari target (booster) sudah tercapai. Hal ini agar masyarakat dapat beribadah dan bersilaturahmi serta berpergian dengan aman dan tenang," kata Sinyo, Senin (11/4/2022).
BACA JUGA:Anies: Vaksinasi Booster di Jakarta Tembus 3 Juta Jiwa
Vaksinasi booster, ditegaskan Sinyo, tidak hanya sebagai perlindungan terhadap pemudik saja, melainkan orang-orang di sekitar, termasuk kelompok rentan. Apalagi momen pulang ke kampung halaman, berkumpul bersama orangtua dan lansia, yang mungkin di antaranya mempunyai komorbid.
"Mobilitas masyarakat yang masif saat arus mudik maupun balik lebaran memungkinkan penularan Covid-19 yang lebih tinggi. Maka dari itu vaksinasi booster penting dilakukan untuk mencegah penularan atau minimal untuk membantu mengurangi dampak kesakitan jika tertular Covid-19," paparnya.
BACA JUGA:Polres Purworejo Adakan Vaksinasi di Bulan Ramadan Berhadiah Umrah
Bagi masyarakat yang belum vaksinasi penguat dan kebetulan akan melakukan mudik, Sinyo mengimbau segera melakukan vaksinasi. Vaksinasi booster bisa disuntikkan minimal setelah tiga bulan kepada orang yang sudah divaksinasi lengkap.
“Mari hentikan perdebatan. Tujuan vaksinasi untuk melindungi masyarakat dari kematian akibat Covid-19. Bukan untuk mempersulit mobilitas," katanya.