Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Podcast Aksi Nyata: Cerita Beda Hak Sama Organisasi Sosial untuk Hapus Diskriminasi Anak

Rizky Syahrial , Jurnalis-Sabtu, 23 April 2022 |22:10 WIB
Podcast Aksi Nyata: Cerita Beda Hak Sama Organisasi Sosial untuk Hapus Diskriminasi Anak
Affav Founder Cerita Beda Hak Sama (Foto: tangkapan layar)
A
A
A

JAKARTA - Cerita Beda Hak Sama merupakan organisasi sosial yang ingin menghapus diskriminasi terhadap anak, memberikan perhatian terhadap anak-anak yayasan penderita HIV/Aids agar dapat kepercayaan diri kembali.

Affav Founder dari Cerita Beda Hak Sama mengatakan bahwa tidak pernah mempunyai tujuan lain dari membangun percaya diri dan mengajar anak-anak penderita HIVAids di yayasannya.

"Jadi aku tuh bangun organisasi ini nggak punya titik target. Ini supaya lebih genuine aja gitu. Orang yang di dalam organisasi juga ngelakuin ini pakai hati. Makanya aku nggak set target apapun," ujar Affav dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia, Sabtu (23/4/2022).

"Jadi organisasi sebagai pelampiasan kita yang berdampak baik. Untuk kedepannya, kita berusaha lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Lebih mau naungin banyak pihak," imbuh dia.

Baca juga: Podcast Aksi Nyata: Mengenal Organisasi Sosial yang Vokal terhadap Diskriminasi Anak

Ia mengatakan bahwa untuk menjadi anggota dari lembaga dari Cerita Beda Hak Sama hanya dengan ikut kegiatan dari organisasi. Sehingga tak ada syarat khusus untuk menjadi anggota, hanya saja perlu ketulusan untuk membantu dan meluangkan waktu.

Baca juga: Keutamaan Baca Alquran di Bulan Puasa Menurut Ketua Perindo Bidang Keagamaan

"Gampang kalau mau jadi anggota. Aku hitung ketika dia ikut kegiatan aja. makanya nggak ada syarat-syarat yang penting tulus membantu dan meluangkan waktu," katanya menambahkan.

Affav juga berpesan kepada penonton Podcast Aksi Nyata untuk berbagi ilmu, berempati dengan sesama, dan memberikan informasi. Selain itu, hindari bullying serta bertutur kata dan menjadi tingkah laku dengan baik.

"Untuk teman-teman apalagi milenial yang nonton, mungkin bisa lebih berbagi ilmu, berempati sama sesama, serta memberikan informasi yang baik. Karena ketiga ini hal penting dalam bertutur kata dan bertingkah. Karena kita kalau bullying itu nggak kerasa. Kita harus sedikit sadar ketika berbicara harus kita kontrol. lebih bijaksana dalam bertingkah. Jangan takut untuk menolong orang," tuturnya.

Baca juga: Podcast Aksi Nyata: Salat Tarawih Momentum Jaga Silaturahmi

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement