Share

Resmi Konfirmasi Kasus Covid-19 Perdana, Korut Langsung Perintahkan Lockdown

Susi Susanti, Okezone · Kamis 12 Mei 2022 11:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 18 2592888 resmi-konfirmasi-kasus-covid-19-perdana-korut-langsung-perintahkan-lockdown-A8e9PxMhwy.jpg Korut langsung perintahkan lockdown setelah resmi mengonfirmasi kasus Covid-19 pertama (Foto: AFP)

PYONGYANG - Korea Utara (Korut) telah memerintahkan penguncian nasional yang ketat (lockdown) setelah mengkonfirmasi infeksi resmi pertama Covid-19.

Media pemerintah telah melaporkan wabah Omicron di ibu kota Pyongyang tetapi tidak menyebutkan jumlah kasus.

KCNA mengatakan itu adalah "insiden darurat terbesar" yang melanggar "garis depan karantina" negara itu. Pemimpin Kim Jong-un dilaporkan sedang dalam pembicaraan darurat untuk mempersiapkan tanggapan negara.

 Baca juga: Korut Catat Kasus Covid-19 Pertama, Dua Tahun Setelah Pandemi Dimulai

Namun pengamat meyakini virus tersebut sudah lama hadir di negara itu. Korea Utara diketahui belum memberikan program vaksin Covid-19 kepada penduduknya, setelah menolak tawaran vaksin Sinovac buatan China dan suntikan AstraZeneca.

Baca juga: Korut Tembakkan Rudal Balistik dari Kapal Selam Jelang Pelantikan Presiden Korsel

Korut diketahui mencegah virus dengan menutup perbatasannya sejak awal pandemi, yang mengarah ke situasi ekonomi yang mengerikan dan kekurangan pangan karena aliran pasokan penting ke negara miskin itu sangat berkurang.

Ada tanda-tanda bahwa virus mungkin sudah masuk.Sejak awal pandemi, ada beberapa laporan kasus Covid yang belum dikonfirmasi di negara ini. Negara tetangganya, China dan Korea Selatan juga sama-sama melihat wabah, dan China saat ini sedang berjuang untuk menahan gelombang Omicron.

Pada Juni tahun lalu, media pemerintah melaporkan bahwa Kim telah mencaci maki pejabat tinggi atas "insiden serius" terkait dengan Covid, tetapi tidak merinci rinciannya.

Kemudian pada September tahun lalu, negara mengadakan parade militer yang menampilkan barisan tentara yang mengenakan jas dan topeng hazmat. Para pengamat melihat hal ini sebagai tanda bahwa pasukan khusus telah dibentuk untuk membantu mencegah penyebaran Covid.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini