Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wamenkes Lakukan Evaluasi Bersama Epidemiologi untuk Kaji Penghapusan PPKM Level 1

Kevi Laras , Jurnalis-Senin, 23 Mei 2022 |18:47 WIB
Wamenkes Lakukan Evaluasi Bersama Epidemiologi untuk Kaji Penghapusan PPKM Level 1
Ilustrasi/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menjelaskan masih akan melakukan evaluasi bersama para epidemiologi untuk menentukan apakah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 dihapus atau tidak.

Melalui penjelasannya, Dante mengatakan mengendalikan Covid-19 dengan PPKM ada hitungannya. Ia menyebut parameter yang digunakan pemerintah adalah menghitung Rt atau effective reproduction number Covid-19.

"Mengenai status PPKM yang memang nantinya akan dihapus, kami sedang melakukan evaluasi dengan para epidemiolog," kata Wamenkes Dante dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI disiarkan langsung, Senin (23/5/2022).

Lebih lanjut, ia menjelaskan ada dua opsi ditentukan pemerintah dalam memutuskan PPKM yakni; pertama Rt kurang dari dua bulan nilainya kurang dari satu maka PPKM akan diperpanjang setiap dua pekannya.



Kemudian, opsi kedua, jika Rt Covid-19 selama 4 bulan kurang dari 1, maka PPKM akan diperpanjang sebulan sekali.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyinggung bila kasus Covid-19 di Indonesia terkendali. Alasannya yaitu persentase antibodi masyarakat Indonesia meningkat.

"Kelihatannya kita sudah mulai agak pd terhadap situasi ini (covid), mungkin karena angka antibodi SARS-CoV-2 di kita semakin baik," katanya

"Penelitian antibodi terhadap covid 19 yang diselenggarakan dua kali di Desember 2021 dan di Maret 2022 di Maret 2022. Sudah ada 99,6 orang-orang di populasi masyarakat, yang diperiksa antibodinya sudah menunjukkan hasil positif sehingga kebal terhadap covid 19," jelas Dante.

(Natalia Bulan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement