Share

Tangkap Terduga ISIS di Malang, Polisi Sita Bendera hingga Pisau Komando

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 24 Mei 2022 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 519 2599413 tangkap-terduga-isis-di-malang-polisi-sita-bendera-hingga-pisau-komando-qEbkvwnWyJ.jpg Lokasi penangkapan terduga ISIS di Malang. (MNC Portal/Avirista Midaada)

MALANG - Selain menangkap seorang pria terduga simpatisan ISIS, Detasemen Khusus (Densus) 88 menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti disita dari kamar kos yang diduga simpatisan ISIS di lantai satu rumah kos tersebut.

Ketua RW 6 Kelurahan Dinoyo Maki Kriswanto mengungkapkan, saat memasuki kamar kos tersebut, ia menyebut polisi menyita beberapa barang bukti milik terduga penghuni kos. Rumah kos yang menjadi sasaran penggeledahan Densus 88 terletak di Perumahan Dinoyo Permai Kavling 2 Nomor 7, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

"Yang dibawa tiga bendera tulisan Laa Ilaaha Ilallah, ada beberapa buku, sama panah, busur panah lengkap, terus ada pisau komando, terus ada jaket - jaket doreng-doreng itu juga dibawa, laptop, ada flashdisk, ada beberapa yang lain," ucap Maki Kriswanto, saat dikonfirmasi MNC Portal, pada Selasa (24/5/2022).

Menurutnya, penggeledahan di kamar kos tersebut tak berlangsung lama. Ia mengaku datang ke lokasi sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung diminta masuk ke dalam kamar kos. Kemudian sejumlah barang bukti itu dibawa ke Mapolresta Malang Kota, sebelum akhirnya dibawa ke Polda Jawa Timur dan ke Mabes Polri di Jakarta.

"Enggak terlalu lama, paling sekitar satu jaman. Jam 2 (siang) selesai, terus saya ke Polresta menyaksikan barang-barang yang bawaannya itu. Saya hanya tandatangan berita barang bukti," tuturnya.

Maki menambahkan, tak mengetahui siapa identitas yang dibawa oleh Densus 88 tersebut. Bahkan ia juga tak mengetahui keberadaan terduga simpatisan ISIS yang diakui polisi sudah dibawa dari kamar kosnya.

"Itu nggak saya baca nggak sempat baca. Nggak tahu, saya sempat tanya yang bersangkutan (terduga simpatisan ISIS) sudah dibawa," ujarnya.

Maki menambahkan, di rumah kos tersebut terdapat sekitar 40 kamar dari tiga lantai. Dimana di lantai satu sekitar terduga simpatisan ISIS tinggal ada sebanyak 10 kamar kos.

"Di situ itu kebanyakan mahasiswa, tapi kalau ada yang kerja di situ juga bisa. Saya belum konfirmasi ke pemiliknya siapa, yang jelas (yang diamankan) bukan warga sini. Dia kos, di situ cuma ada yang jaga suami istri, yang jaga kos," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini