BATU BARA - Sebanyak 70 persen dari 40 ribu populasi hewan ternak di Batu Bara yang inyatakan tersuspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sembuh setelah menerima suntikan antibiotik dan vitamin.
Dinas Peternakan dan Perikanan Batu Bara terus gencar mengantisipasi penularan PMK pada hewan ternak yang berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing dan babi, dengan mengunjungi secara door to door ke kandang hewan ternak milik warga.
Salah satunya pengobatan hewan ternak yang terkena PMK di Desa Simpang Dolok, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara.
Petugas Kesehatan Dinas Peternakan Batu Bara melakukan pengobatan dengan cara menyuntikkan hewan ternak dengan antibiotik, vitamin, dan menyemprotkan cairan disinfektan pada bagian kuku hewan ternak dan juga menyemprotkan disinfektan pada kandang-kandang hewan ternak, Sabtu 25 Juni 2022.
Baca juga: Update PMK 25 Juni 2022: 262.121 Ekor Sakit, 83.894 Sembuh, dan 1.501 Mati
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Batu Bara Drh. Emmy Oftini mengatakan, proses penularan PMK pada hewan ternak ada beberapa macam di antaranya, penularan virus melalui udara dengan radius sejauh 60 kilometer, penularan melalui kontak langsung sesama hewan ternak, dan penularan kontak tidak lansung lewat pemilik hewan ternak.
Baca juga: Ada Daerah yang Belum Dapat Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku, Begini Respon Mentan
Dari metode pengobatan ini diketahui dari 40 ribu ekor populasi hewan ternak di Batu Bara, terdapat 5 ribu ekor hewan ternak positif suspek PMK, dan sebanyak 3800 ekor atau 70 persen dari jumlah hewan yang positif suspek PMK dinyatakan sembuh dan sebanyak lima ekor disembelih paksa.
Dinas Peternakan Batu Bara mengimbau agar para peternak segera melaporkan kepada petugas setempat dan mengisolasi hewan ternaknya apabila terindikasi PMK guna mencegah maraknya penularan PMK.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.