Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Promo Berbau SARA, Wamenag Sebut Sensitivitas Holywings Tumpul

Riezky Maulana , Jurnalis-Senin, 27 Juni 2022 |15:52 WIB
Kasus Promo Berbau SARA, Wamenag Sebut Sensitivitas Holywings Tumpul
Wamenag RI, Zainut Tauhid (foto: dok Kemenag RI)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainud Tauhid Sa'adi menyesalkan kasus promo minuman alkohol yang dilakukan oleh Holywings kepada pengunjung yang bernama Muhammad dan Maria. Menurut dia, kejadian ini menunjukkan sensitivitas manajemen ihwal keagaaman di Indonesia tumpul.

Sebab, jika pihak manajemen paham, maka promosi yang membawa embel-embel agama tidak dilakukan.

"Saya sangat menyesalkan terjadinya kasus tersebut. Hal ini menunjukkan betapa tumpulnya rasa sensitif keberagamaan pihak manajemen, sehingga tanpa pikir panjang membuat promosi produk yang dapat melukai perasaan umat beragama," ujar Zainud dalam keterangannya, Senin (27/6/2022).

 

Dirinya pun meminta kepada masyarakat agar menahan diri dan tidak melakukan tindakan anarkis dalam merespons kasus ini. Pasalnya, kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian.

"Saya meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkhis. Menyerahkan semua proses hukumnya kepada pihak yang berwenang," tuturnya.

"Saya yakin polisi, jaksa dan hakim akan bertindak secara profesional, proporsional dan menjunnjung tinggi nilai-nilai keadilan," imbuhnya.

Dia pun berharap kasus ini tidak akan terjadi lagi di kemudian hari. Seharusnya, kata Zainud, insiden ini dapat dijadikan pelajaran bagi para pengusaha agar mengindahkan sakralnya agama dalam menjalankan bisnisnya.

"Jangan hanya untuk mengejar keuntungan bisnis atau sekedar untuk meningkatkan promosi produknya, berani menabrak dan melanggar hukum dan menciderai kesucian agama," tuturnya.

Sebagai informasi, belakangan media sosial (medsos) dibuat gempar dengan adanya unggahan promosi minuman alkohol dari Holywings. Promosi itu menyatakan bahwa bagi mereka yang bernama Muhammad dan Maria mendapatkan satu botol minuman alkohol gratis tiap Kamis. Syaratnya, membawa kartu identitas.

Polisi menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama dan berita hoaks terkait promosi miras berbau SARA yang dilakukan Holywings di media sosial. Keenamnya merupakan tim kreatif di Holywings.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement