Share

Wali Kota Padang Sidempuan Dukung Program Pemerintah untuk BBM Bersubsidi Tepat Sasaran

Karina Asta Widara , Okezone · Selasa 02 Agustus 2022 20:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 02 340 2640882 wali-kota-padang-sidempuan-dukung-program-pemerintah-untuk-bbm-bersubsidi-tepat-sasaran-6USKJYF5xl.jpg Foto: Dok Pemkot Padang Sidempuan

PADANG SIDEMPUAN - Walikota Padang Sidempuan Irsan Efendi Nasution, SH. didampingi Asisten Perekonomian Rahuddin Harahap bersama Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Perijinan dan Kepala Bagian Perekonomian Kota Padang Sidempuan Terima Audiensi Sales Branch Manager Rayon III Sibolga, Dany Sanjaya Putra, diruang kerja Wali Kota Padang Sidempuan, Selasa (02/08).

Kunjungan tersebut terkait rencana pemerintah dalam mengendalikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk jenis solar, bio solar dan pertalite.

Dalam kesempatan itu, Dani Sanjaya selaku sales branch manager rayon III Sibolga menjelaskan bahwasanya BBM solar dan pertalite secara jumlah ditetapkan oleh pemerintah melalu BPH Migas dan Pertamina hanya sebagai operator untuk mendistribusikan BBM bersubsidi sesuai dengan jumlah yang ditetapkan pemerintah.

"Untuk wilayah Kota Padang Sidempuan kuota dari pemerintah untuk solar sebesar 28.000.782 L sedangkan untuk pertalite kuotanya sebesar 29.950.000 L. dan realisasinya sampai dengan 30 Juni 2022 untuk solar 15.000.296 L yang sudah disalurkan atau over sekitar 7 persen dari kuota "year to date" sedangkan untuk pertalite kita sudah salurkan sebanyak 17.000.834 L dan over 20 persen untuk Kota Padang Sidempuan" jelasnya.

Seterusnya untuk konsumen roda 4, 6 atau lebih dan konsumen dengan surat rekomendasi sperri nelayan, petani dan usaha mikro, wajib mendaftarkan kendaraan atau usahanya di website subsiditepat.mypertamina.id kemudian meng-upload dokumen dan jati diri yang nantinya akan diterbitkan kode bar untuk digunakan membeli BBM bersubsidi.

 "Jadi tujuan program ini dibuat pemerintah untuk memastikan subsidi yang diberikan pemerintah tepat sasaran" pungkasnya.

sedangkan untuk mobil pribadi ber plat hitam dan kuning sampai saat ini belum ada pembatasan oleh BPH Migas dan bisa mendaftarkan kendaraannya, untuk mobil berplat merah hannya untuk layanan umum seperti, ambulan, pemadam, truk sampah dan mobil jenazah.

Menanggapi hal tersebut Walikota Padang Sidempuan Irsan Efendi Nasution menyambut baik dan mendukung program pemerintah untuk BBM bersubsidi tepat sasaran.

Terkait over kuota konsumsi di Padang sidempuan, Walikota mengatakan penyebabnya bisa jadi karena adanya fluktuasi harga yang menyebabkan adanya migrasi dari BBM non subsidi ke BBM bersubsidi, kemudiaan mengingat Kota Padang Sidempuan merupakan pusat kegiatan untuk wilayah Tabagsel, dan juga merupakan kota lintasan, menurutnya rasional bila kendaraan yang melintas, mengisi BBM di Padang Sidempuan, dan juga memang karena konsumsi di Kota Padang Sidempuan meningkat.

Oleh karena itu, Walikota meminta agar kuota BBM bersubsidi ke Padang Sidempuan ditambah, dan meminta Kepala Bagian Perekonomian untuk mengirimkan surat permintaan penambahan kebutuhan BBM bersubsidi ke BPH Migas.

"karena saya melihat dalam beberapa minggu terkhir ini, atau mngkin karena suplay dari pertamina terganggu yang mengakibatkan terjadi antrian dimana-mana" ucap Walikota.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(Wid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini