Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden Jokowi Instruksikan Awasi Perbatasan Usai WNI Terkonfirmasi Cacar Monyet dari Luar Negeri

Avirista Midaada , Jurnalis-Kamis, 25 Agustus 2022 |18:42 WIB
Presiden Jokowi Instruksikan Awasi Perbatasan Usai WNI Terkonfirmasi Cacar Monyet dari Luar Negeri
Presiden Jokowi/ Foto: BPIP
A
A
A

MALANG - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut, telah menyiapkan skema penanganan cacar monyet pasca kasus pertama muncul. Salah satu upayanya dengan menyediakan vaksin untuk cacar monyet.

"Sesuai dengan arahan Pak Presiden, ini sedang kita upayakan disediakan vaksin untuk cacar monyet. Mudah-mudahan penanganannya bisa jauh lebih mudah dibanding Covid-19," kata Muhadjir Effendy, saat berada di Malang, pada Kamis (25/8/2022).

 BACA JUGA:HP Karyawati Bank di Bali yang Tewas Penuh Luka Ditemukan

Menko PMK menambahkan, sesuai instruksi dari Presiden Joko Widodo perbatasan yang menjadi keluar masuk orang dari luar negeri menjadi perhatian. Pasalnya kasus cacar monyet pertama yang terdeteksi pasien berasal dari luar negeri.

"Lebih dicermati untuk orang keluar masuk, dari luar masuk ke Indonesia, atau sebaliknya Indonesia ke luar negeri. Mereka yang dari orang Indonesia yang ke luar, kemudian masuk juga harus kita cermati. Sejauh ini masih satu orang, mudah-mudahan tidak seperti wabah wabah yang lain," jelasnya.

 BACA JUGA:Indikator Politik: Potret Tren Kepercayaan Publik Terhadap Lembaga Penegak Hukum Turun

Dirinya meminta masyarakat mewaspadai dan tetap menjaga kesehatan. Pemerintah juga tengah mengupayakan adanya vaksin atau obat cacar monyet demi mengantisipasi penyebarannya. Sebab diakui beberapa negara di luar negeri sudah mulai berkembang wabah cacar monyet.

"Saya belum tanya ke Pak Menkes tapi tetap kita upayakan untuk dapatkan vaksin. Yang penting kita bagaimana betul-betul waspada kita cermati mobilitas ke luar masuk ke Indonesia, terutama dari negara-negara yang sekarang sudah terkena wabah cacar monyet," pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia melalui juru bicaranya M. Syahril mengatakan, pasien tersebut berasal dari DKI Jakarta, yaitu seorang laki-laki berusia 27 tahun. Pasien tersebut sebelumnya memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.

Disebutkan, pasien pertama cacar monyet Indonesia baru tiba di Indonesia pada 8 Agustus 2022 dari perjalanan luar negeri ke negara yang termasuk dari 86 negara yang memiliki kasus cacar monyet.

 BACA JUGA:Hasil Lengkap Wakil Indonesia di 16 Besar BWF World Championship 2022: Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Gugur, Anthony Ginting Pecah Telur

Meski demikian tak disebutkan negara mana yang dikunjungi pasien tersebut. Pasien selanjutnya merasakan demam pada 14 Agustus 2022, yakni 7 hari setelah tiba di Indonesia. Pada tanggal 16 Agustus 2022, ruam cacar muncul pada pasien tersebut.

Tanggal 18 Agustus 2022, selanjutnya fasilitas kesehatan datang untuk mengambil sampel cairan pada ruam cacar untuk dites PCR. Selanjutnya pada 19 Agustus 2022, pasien tersebut kemudian terkonfirmasi menderita cacar monyet.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement