Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Krisis Pernikahan, China Catat Pernikahan Paling Sedikit Selama 3 Dekade

Susi Susanti , Jurnalis-Kamis, 01 September 2022 |18:19 WIB
Krisis Pernikahan, China Catat Pernikahan Paling Sedikit Selama 3 Dekade
China alami krisis pernikahan (Foto: VCG)
A
A
A

Para ahli mengatakan efek langsung pada tenaga kerja yang sudah menyusut bisa berdampak parah pada ekonomi dan stabilitas sosial negara itu.

Menurut Biro Statistik Nasional China, hanya dalam enam tahun, jumlah orang China yang menikah untuk pertama kalinya turun 41%, dari 23,8 juta pada 2013 menjadi 13,9 juta pada 2019.

Menurut pejabat dan sosiolog China, penurunan ini sebagian disebabkan oleh beberapa dekade kebijakan yang dirancang untuk membatasi pertumbuhan penduduk China, yang berarti ada lebih sedikit orang muda di usia menikah.

Tapi itu juga akibat dari perubahan sikap terhadap pernikahan, terutama di kalangan wanita muda yang menjadi lebih terdidik dan mandiri secara finansial.

Dihadapkan dengan diskriminasi di tempat kerja yang meluas dan tradisi patriarki -- seperti harapan agar perempuan bertanggung jawab atas pengasuhan anak dan pekerjaan rumah tangga -- beberapa perempuan semakin kecewa dengan pernikahan.

Statistik menunjukkan kedua jenis kelamin menunda pernikahan. Menurut Akademi Ilmu Sosial China, dari 1990 hingga 2016, usia rata-rata untuk pernikahan pertama meningkat dari 22 menjadi 25 untuk wanita China, dan dari 24 menjadi 27 untuk pria China.

Global Times juga menunjukkan peningkatan tekanan kerja bagi kaum muda, yang menghadapi upah yang stagnan, pasar kerja yang kompetitif, dan meningkatnya biaya hidup.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement