Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

12 Orang Dilarikan ke RS Usai Diduga Keracunan Makanan Akibat Rempah-Rempah Terkontaminasi 'Aconite'

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 02 September 2022 |13:09 WIB
12 Orang Dilarikan ke RS Usai Diduga Keracunan Makanan Akibat Rempah-Rempah Terkontaminasi 'Aconite'
12 orang dilarikan ke rumah sakit usai diduga keracunan makanan yang terkontaminasi Aconite (Foto: Welland Tribune)
A
A
A

KANADA – Dua belas orang pengunjung jatuh sakit setelah makan di sebuah restoran di luar Toronto. Mereka dibawa ke rumah sakit (RS) pada Senin (29/8/2022) , dengan empat orang membutuhkan perawatan intensif.

Pejabat kesehatan Kanada mengatakan pengunjung itu mungkin makan makanan yang terkontaminasi aconite beracun.

Dia menjelaskan pihaknya yakin racun itu berasal dari dua produk bubuk rempah-rempah yang telah ditarik dari peredaran. Aconite, ramuan beracun, dapat sangat mempengaruhi sistem saraf jika tertelan.

Baca juga: 10 Warga Cirebon Keracunan Usai Makan Nasi Tumpeng

Bagian Kesehatan Masyarakat Wilayah York mengatakan para pengunjung jatuh sakit setelah makan hidangan di Delight Restaurant & BBQ, yang terletak di utara Toronto.

Baca juga: Puluhan Jemaat Gereja Keracunan Usai Kebaktian

Dikutip BBC, pengunjung datang ke rumah sakit terdekat dengan gejala yang mirip dengan keracunan aconite. Sebagian besar telah pulih, sementara yang lain tetap sakit di rumah sakit dan kondisi mereka membaik.

Para pejabat mengatakan mereka yakin keracunan yang tidak disengaja itu disebabkan oleh produk rempah-rempah yang terkontaminasi.

Sejak itu mereka mengirim makanan dan sampel lain ke laboratorium untuk konfirmasi. Restoran telah bekerja sama dengan penyelidikan.

Dua produk - bubuk lengkuas yang umum dalam masakan Asia dan bubuk radix aconiti kusnezoffii yang secara tradisional digunakan dalam pengobatan China - telah ditarik dari rak ritel.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement