Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenang Ratu Elizabeth II, PM Selandia Baru: Kenangan Kuat Adalah Tawanya

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 09 September 2022 |09:19 WIB
Mengenang Ratu Elizabeth II, PM Selandia Baru: Kenangan Kuat Adalah Tawanya
PM Selandia Baru Jacinda Ardern berduka cita atas meninggalnya Ratu Elizabeth II (Foto: Pool)
A
A
A

SELANDIA BARUPerdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern mengaku sangat sedih dan kehilangan atas meninggalnya Ratu Elizabeth II.

Ardern mengaku dibangunkan dari tidurnya sebelum fajar oleh petugas keamanan yang memberi tahu kabar duka itu.

"Hari-hari terakhir kehidupan Ratu menggambarkan bagaimana dia dalam banyak hal: bekerja sampai akhir atas nama orang-orang yang dia cintai," kata Ardern, merujuk ketika Ratu menunjuk PM Inggris Liz Truss pada Selasa (6/9/2022), dikutip BBC.

Baca juga: Jenazah Ratu Elizabeth II Akan Disemayamkan di Westminster Hall Selama 4 Hari Sebelum Dimakamkan

Ardern mengatakan Ratu mendefinisikan gagasan tentang "pelayanan, amal, dan konsistensi" serta menunjukkan keberanian dan kasih sayang selama beberapa dekade.

"Kenangan kuat yang akan saya miliki tentang dia adalah tawa. Dia luar biasa,” terangnya.

Baca juga: Hormati Wafatnya Ratu Elizabeth II, Menara Eiffel Matikan Lampu

Ratu adalah raja Inggris pertama yang mengunjungi negara Pasifik selatan, membuka parlemennya pada 1953, dan kemudian kembali sembilan kali lagi.

Bendera akan dikibarkan setengah tiang di seluruh negeri sampai setelah pemakaman Ratu, dan buku belasungkawa telah disiapkan.

Diketahui, Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada Kamis (8/9/2022) di usia 96 tahun.Untuk menghormati kepergiannya, surat kabar Inggris juga telah menerbitkan edisi pertama mereka dengan penghormatan dan duka mendalam setelah kepergian sang Ratu.

The Times menandai momen itu dengan foto Ratu yang mencolok dari penobatannya pada tahun 1953. Judul headline-nya adalah "Kehidupan dalam pelayanan." Halaman belakang surat kabar itu memuat kutipan dari siaran Natal-nya pada 1957, yang pertama kali disiarkan di televise.

Menurut rencana,  Inggris akan mengelar pemakaman kenegaraan dan memberikan penghormatan terakhir untuk melepas kepergian Ratu Elizabeth II.

 Setelah peti matinya kembali ke London, Ratu kemudian akan disemayamkan di Westminster Hall selama sekitar empat hari sebelum pemakamannya. Ini memungkinkan semua anggota masyarakat untuk melihatnya.

Dikutip BBC, peti mati Ratu akan diletakkan di atas platform yang ditinggikan, yang dikenal sebagai catafalque, di bawah atap kayu abad pertengahan aula abad ke-11. Setiap sudut peron akan dijaga oleh tentara dari unit yang melayani Rumah Tangga Kerajaan.

Dia akan dibawa ke Westminster Hall dari Istana Buckingham dalam prosesi lambat, disertai dengan parade militer dan anggota Keluarga Kerajaan.

Orang-orang juga akan dapat menyaksikan prosesi saat melewati jalan-jalan dan acara penyiaran layar lebar kemungkinan akan diadakan di Royal Parks London.

Peti matinya akan diselimuti Royal Standard dan di Westminster Hall akan ditutup dengan Imperial State Crown, orb, dan sceptre.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement