"Ya kalau posisinya sebagai penjabat tentu akan berbeda dengan yang definitif. Ada keterbatasan dalam mengambil kebijakan. Apalagi ini baik bupati maupun sekda semuanya dijabat Pj. Tentu merugikan bagi masyarakat dan sistem birokrasi di Kulon Progo," tegas Yuni Astuti.
"Jangan sampai birokrasi di Kulon Progo dirugikan oleh kepentingan politik tertentu. Makanya ini saya pertanyakan dan menduga-duga, jangan-jangan ada muatan politik tertentu dalam proses pemilihan Sekda sehingga menunda pelantikan Sekda definitif dan harus mengangkat Pj terlebih dahulu. Tapi semoga dugaan saya ini tidak benar," imbuh Yuni Astuti.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.