JAKARTA – Presiden RI ke-4 Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur diketahui suka melontarkan humor. Tak heran, banyak orang yang tertawa akibat humor-humor ini. Humor Gus Dur ini bukan sembarang guyonan, namun sarat akan makna dan cerdas.
Salah satunya adalah kisah yang dikutip dari situs NU.online dan buku Kumpulan Humor Gus Dur.
Dalam suatu acara peresmian Universitas Yudharta Pasuruan pada 2004 silam, Gus Dur diminta untuk memberikan orasi ilmiah sekaligus meresmikan universitas tersebut.
Baca juga: Humor Gus Dur: Clinton Pamer Liberty dan Jacques Chirac Pamer Eiffel, Gus Dur Pamer Apa?
Acara peresmian sekaligus kolokium (pertemuan) Alim Ulama se-Jawa Bali ini tidak hanya dihadiri oleh para kiai, tapi juga dihadiri oleh para pemuka agama dari berbagai agama. Mengingat acara tersebut adalah peresmian universitas, acara pun terkesan kaku.
Baca juga: Humor Gus Dur: 3 Jenis Setan di Dunia, Nomor 3 Bikin Miris!
Gus Dur pun merasakan hal tersebut."Karena di depan saya ini ada para pastur, saya kok jadi nggak tahan ya untuk menahan cerita ini, tapi sebelumnya saya mohon maaf kepada para pastur,” terangnya.
"Suatu ketika Paus Yohannes Paulus diundang menghadiri sebuah acara di New York. Setiba di sana Paus ingin melihat-lihat keindahan kota tersebut,” lanjutnya.
Tak selang berapa lama mobil berjalan, Paus meminta sopirnya menghentikan laju mobil.
"Saya ingin menyetir!!!,” ujar Paus. Sang sopir pun bingung, mau nggak mau harus dituruti karena yang meminta adalah seorang Paus. Walhasil, Paus pun menyetir dan sang sopir diminta duduk di belakang.